Berita Regional

Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi 5,4 SR dan 5,1 SR di Lombok Timur, 2 WNA Asal Malaysia Tewas

Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi 5,4 SR dan 5,1 SR di Lombok Timur, 2 WNA Asal Malaysia Tewas

Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi 5,4 SR dan 5,1 SR di Lombok Timur, 2 WNA Asal Malaysia Tewas
Tribunnews.com
Kondisi rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa di Kota Selong Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/3/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penjelasan Gubernur NTB Soal Gempa Bumi 5,4 SR dan 5,1 SR di Lombok Timur, 2 WNA Asal Malaysia Tewas

Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah beserta rombongan meninjau lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (17/3/2019)

Dengan membawa sejumlah bantuan tanggap darurat bencana, Zulkieflimansyah tiba di desa Montong Gading untuk memastikan bahwa masyarakat dalam keadaan aman meski masyarakat masih diliputi sedikit kekhawatiran usai gempa bumi di Lombok Timur.

Zulkieflimansyah memastikan seluruh kebutuhan masyarakat yang terdampak Gempa Bumi di Lombok Timur tersalurkan malam ini.

Baca: Gempa Bumi 5,4 SR dan 5,1 SR Guncang Lombok Timur NTB, BPBD : 2 WNA Meninggal, Puluhan Orang Lukaa

Baca: Kader Gus Dur Nyanyikan Yalal Wathon Saat Debat Ketiga Cawapres Pilpres 2019 Maruf Amin vs Sandiaga

Baca: LIVE RCTI! Link Live Streaming Everton vs Chelsea di Liga Inggris Malam Ini, Cek Cara Nontonnya

Baca: LINK Live Streaming Real Betis vs Barcelona, Siaran Langsung SCTV Liga Spanyol Malam Ini

Saat ini warga memerlukan makanan dan tenda. "Kita mengimbau agar masyarakat tetap tenang," kata Zulkieflimansyah seperti dikutip dalam rilis tertulis, Minggu.

Pasca gempa bumi Lombok Timur Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dampak gempa telah menyebabkan 2 orang meninggal dunia, 44 orang luka-luka, 32 unit rumah roboh dan 499 unit rumah rusak sedang dan rusak ringan.

"Dua orang meninggal dunia adalah wisatawan asal Malaysia yang tertimpa material longsoran akibat adanya gempa di kawasan Air Terjun Tiu Kelep, Kabupaten Lombok Utara yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis tertulis.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,8 yang dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,4 berpusat di darat pada 20 km arah utara Kota Selong, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 19 km, Minggu pukul 14.07 WIB.

Selang dua menit kemudian pada pukul 14.09 WIB terjadi gempa bumi susulan dengan M 5,1 dan kedalaman 10 km.

Pasca-gempa Lombok BMKG mencatat gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di sekitar Gunung Rinjani.

Kondisi rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa di Kota Selong Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/3/2019) siang.
Kondisi rumah warga yang rusak berat akibat guncangan gempa di Kota Selong Kabupaten Lombok Timur, NTB, Minggu (17/3/2019) siang. (Tribunnews.com)
Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved