Kriminalitas Regional

Pendeta Cantik Ditemukan Tewas, Terungkap Cerita Pilu Sebelum Melinda Zidemi Dibunuh Pria Bertopeng

Jenazah pendeta cantik Melinda Zidemi ditemukan Selasa (26/4/2019) sekira pukul 04.30 WIB, di Areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung

Pendeta Cantik Ditemukan Tewas, Terungkap Cerita Pilu Sebelum Melinda Zidemi Dibunuh Pria Bertopeng
Tribunsumsel.com
Melinda Zidemi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALEMBANG - Jenazah pendeta cantik Melinda Zidemi ditemukan Selasa (26/4/2019) sekira pukul 04.30 WIB, di Areal PT PSM Divisi 3 Blok F 19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan

Pendeta Muda Melinda Zidemi dikenal sebagai pribadi yang ramah. Bahkan, keluarga dan teman-teman pendeta muda Melinda Zidemi sangat terpukul dengan kematian pendeta muda yang cantik dan ramah ini.

Melinda yang dikenal sebagai pendeta di gereja dikenal warga sebagai pribadi yang baik dan aktif dalam organisasi Ikatan pemuda Nias Sumatera Selatan (IPNIS).

Melinda Zidemi juga dikenal sebagai pribadi yang humoris.

Fedi (23) anggota IPNIS yang juga sahabat korban mengaku sebelum ditemukan tewas, ia sempat mengobrol lewat chat whatsapp dengan Melinda Zidemi.

Sementara itu, Diana (30), kerabat Melinda di Sungai Baung mengaku sangat tidak menyangka Melindawati akan mengalami nasib nahas yang berujung maut.

"Karena jam 5 sore dia (Melindawati) sempat mampir ke rumah saya. Saya sempat mengingatkan dia supaya cepat pulang. Hari sudah sore, belum lagi hujan deras. Saya bilang bahaya kalau lama-lama di luar," kata Diana saat diwawancarai Tribunsumsel.com di RS Bhayangkara Palembang.

Baca: Pendeta Muda & Cantik Melinda Zidemi Dibunuh di Sungai Baung OKI, Bocah 11 Tahun Ini Sempat Kabur

Baca: VIDEO Kronologi Pendeta Cantik Melinda Zidemi Ditemukan Tak Bernyawa, Pelaku Pakai Penutup Wajah

Baca: Hari Ini Jokowi Kampanye di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Bakal Naik Motor, Ini Lokasi Bakal Didatangi

Diana mengungkapkan saat itu, Melindawati baru pulang dari pasar bersama Nita Pernawan (9) anak jemaat di satu gereja yang sama dengan korban.

"Saat itu nggak ada sama keluhan dia (Melindawati) soal dikejar atau diikuti orang lain, biasa saja. Dia juga nurut dan bilang langsung mau pulang," ucapnya.

Baru sekitar pukul 22.00 WIB, Diana mendengar kabar bila Melindawati hilang.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved