Berita Banjar

Begini Strategi Dokter Gigi Ini Meriahkan Perpustakaan Banjar

Buktinya drg Yasna Khairina MM mampu menangani perpustakaan dan kearsipan hingga berhasil menggairahkan minat baca

Begini Strategi Dokter Gigi Ini Meriahkan Perpustakaan Banjar
(banjarmasinpost.co.id/salmah)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banjar drg Yasna Khairina MM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Siapa bilang dokter hanya tahu urusan kesehatan? Buktinya drg Yasna Khairina MM mampu menangani perpustakaan dan kearsipan hingga berhasil menggairahkan minat baca dan memberi nilai plus bagi masyarakat dan jajaran SKPD di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Mantan Direktur RSUD Ratu Zalekha Martapura, Kabupaten Banjar ini, pada akhir 2016 dimutasi sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar.

"Diakui, ini pekerjaan baru bagi saya. Namun urusan buku, sebenarnya saya ini hobi baca sejak kecil. Jadi ya dunia buku bukan hal baru," jelasnya.

Baca: Perayaan Hari Jadi ke-69 Kotabaru Diundur Setelah Lebaran, Ini Pertimbangannya

Baca: NEWSVIDEO : Kemeriahan Pembukaan Festival Olahraga Pelajar Se Kalimantan Selatan 2019

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI Semifinal Liga Champions Barcelona vs Liverpool & Tottenham vs Ajax

Terkait apa yang harus dilakukan, ia pun menggali informasi tentang apa sebelumnya yang sudah dilakukan di perpustakaan ini.

Setelah saya mulai mengenal situasi dan kondisi, saya sampaikan kepada sekretaris bahwa kita harus bikin Dispersip Banjar ini bersinar.

Waktu itu ada kerjasama dengan Coca Cola Foundation berupa Perpuseru (Perpustakaan Seru), prinsipnya adalah mentransformasi perpustakaan tidak hanya sebagai tempat baca buku, tapi jadi pusat berkegiatan masyarakat.

Perpustakaan harus berperan dalam kegiatan kepemudaan, ibu-ibu, remaja putri dan aparatur desa.

"Kami dibantu tuga unit komputer oleh Coca Cola Foundation. Selanjutnya kami melakukan advokasi ke PDAM Intan Banjar, Bank Kalsel, PT Baramarta, yang kemudian dibuka kursus komputer gratis untuk masyarakat," terangnya.

Dengan keterampilan komputer maka masyarakat bisa leluasa mencari informasi yang positif, antara lain tentang usaha maupun pekerjaan, cara promosi online dan sebagainya.

Hasilnya, bapak-bapak yang semula tidak paham komputer apalagi mengetik, jadi bertambah keterampilannya, banyak yang terbantu dalam aktifitas masing-masing, seperti halnya ada yang buka usaha pembayaran tagihan rekening secara online.

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved