2018, Indonesia Targetkan Produksi Pesawat Tempur IFX
Menteri riset dan teknologi (Menristek) Gusti Mohammad Hatta, saat melakukan kuliah umum di
Penulis: Fathurahman | Editor: Edi Nugroho
Saat ini, lanjut Hatta, rencana pembuatan pesawat tempur itu masih dalam tahap perancangan, atau design yang dilakukan oleh putra-putra terbaik bangsa.
"Kami masih mencari bentuk yang pas untuk pesawat tempur produksi Indonesia itu. Setelah desain nanti akan berlanjut pada prototipe, sehingga ketika sampai dalam tahap ini tinggal pabrikasinya," katanya.
Dikatakan dia, jenis pesawat tempur yang akan dirancang tersebut adalah sejenis F-16. Indonesia membuat pesawat tempur itu bukan untuk beperang dengan negara lain. Namun hanya untuk berjaga-jaga saja.
"Namun jika negara kita diganggu negara lain, tentu kita tidak akan tinggal diam, kita akan lawan dengan peralatan tempur yang ada," katanya lagi.
Disebutkan dia, yang membuat pesawat tempur itu murni pemuda dan pemudi Indonesia."Orang Indonesia ini banyak yang pintar. Mahasiswa ITB itu sempat di traning di Korea untuk mendalami pembuatan pesawat tempur. Saat ingin dipulangkan mereka malah ingin terus melanjutkan dilatih di Korea. Pemuda kita tidak kalah dengan orang Korea dalam teknik perancangan pesawat," katanya.
Menurutnya, meski orang Indonesia cukup handal dalam hal pembuatan peswat maupun kapal perang dan kapal biasa, tetapi sarana dan prasarana pendukung untuk pembuatan pesawat tempur dan sebagainya itu masih lemah terutama dukungan dari pemerintah dalam hal pendanaannya.
Dalam pembuatan pesawat tempur itu Indonesia menggandeng Korea Selatan. Sedangkan untuk membuat kapal perang Indonesia menggandeng Belanda, demikian juga kapal-kapal biasa lainnya juga kerjasama dengan Belanda.
"Dalam melakukan kerjasama itu kita harus sama-sama menguntungkan, kita tidak mau digurui. Mereka mau terbuka, transfer knowlage mereka juga mau, demikian juga soal pendanaan juga bisa sama-sama," katanya lagi.