Tukang Kayu
AKHIRNYA terjawablah teka-teki calon presiden (capres) dari PDIP. Jumat (14/3), sebagai pemegang hak prerogatif
Setelah disetujui, gubernur yang mencalonkan diri akan diberhentikan sementara sampai KPU menetapkan pasangan presiden/wapres terpilih. Jika tidak terpilih otomatis akan menjadi gubernur lagi kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri.
Itu artinya rakyat Jakarta yang tidak mau ditinggalkan Jokowi tak perlu khawatir. Jika terpilih jadi presiden, Jokowi diyakini akan memberikan perhatian besar kepada DKI karena dia tahu permasalahannya. DKI tidak bisa jalan sendiri tanpa didukung pemerintah pusat.
Sebaliknya kalau Jokowi gagal dia masih bisa menjadi gubernur lagi, ngurus kereta monorail, MRT, Trans Jakarta, Waduk Pluit, Ria Rio, gorong-gorong, kampung deret, sampah, macet dan pekerjaan lainnya selama ini.
Tapi kalau melihat penampilan Jokowi yang sederhana, polos dan jujur, sepertinya dia pilih mundur, kembali menjadi tukang kayu (istilah pekerjaan lamanya sebagai pengusaha mebel). Marilah kita lihat bersama di mana akhir perjalanan yang penuh onak dan duri ini bagi seorang Jokowi. Mau jadi presiden, gubernur atau tukang kayu. Tinggal pilih. (*)