Kapal Perang Indonesia yang Pernah Ditakuti Dunia, di Mana Kini?
Indonesia pernah dijuluki sebagai Macan Asia, salah satu alasannya karena kekuatan militernya yang ternyata mampu membuat militer asing merasa keder.
Ketika KRI Irian memasuki perairan NKRI pada 5 Agustus 1962, kapal induk Kerajaan Belanda Hr.Ms. Karel Doorman segera diperintahkan untuk menyingkir agar tidak terjadi kontak langsung dengan KRI Irian.
Meski tidak pernah terjadi kontak langsung, KRI Irian ternyata juga memberikan dampak politik yang besar. Salah satu buktinya adalah Amerika Serikat akhirnya memaksa Belanda untuk segera keluar dari NKRI.
3. Periode Kelam

Meriam KRI Irian
Setelah masa kekuasaan Soekarno berakhir, saat itu pula KRI Irian memasuki masa kelam.
Presiden Soeharto rupanya tidak terlalu tertarik dengan KRI Irian sehingga kapal tersebut dibiarkan terbengkalai.
Alasan mengapa kapal ini tidak lagi dipakai adalah karena biaya operasional yang begitu besar.
Pasalnya, untuk menjalankan KRI Irian dibutuhkan sekitar 1200 personil AL. Sementara saat itu pertahanan Nasional lebih fokus pada Angkatan Darat.
Hal ini ternyata sangat disesalkan oleh banyak pengamat militer internasional.
4. Keberadaannya Masih Misterius

Presiden Soeharto
Sejak sudah tidak dipakai lagi, tidak ada yang tahu di mana kapal ini berada.
Beberapa sumber majalah militer internasional juga tidak bisa memberikan informasi yang jelas tentang keberadaan KRI Irian. Namun ada tiga teori yang berusaha menjelaskan hal ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kri-irian_20151216_101721.jpg)