Jembatan Sari Pulau Miring, Dilewati Serasa Jantung Mau Copot
Kondisi ini terjadi selain melintasnya beberapa mobil, juga adanya angkutan mitan dengan beban antara 200 hingga 400 liter
Penulis: Jumadi | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Sudah berjalan tiga bulan, jembatan gantung yang menghubungkan antara Sari Pulau - Pulau Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Kota Kualakapuas Kalteng kondisinya sangat menghawatirkan.
Kondisi ini terjadi selain melintasnya beberapa mobil, juga adanya angkutan mitan dengan beban antara 200 hingga 400 liter.
"Sebelumnya di muara tanjakan jembatan dipasang portal, namun oleh pemilik mobil setempat, portal digergaji," ungkap Viktor, warga setempat.
Seperti di pantau di lapangan, beberapa tiang penyangka sebagian tampak rapuh.
Itu disebabkan tiang ulin dengan ukuran 20 X 25 sentimeter dimakan usia.
Sementara bagian ujung tiang jembatan miring bekas dihantam LCT yang melintas di bawah jembatan. Panjang jembatan sekitar 50 meter dan lebar sekitar 1,8 meter.
Dengan kondisi seperti itu, banyak pengguna yang mengaku khawatir saat melintasinya.
"Takut sewaktu-waktu ambruk. Kalau lewat, rasanya mau copot ini jantung," kata satu warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kondisi-jembatan-gantung-pulau-mambulau_20160205_182238.jpg)