Dahaga

Puisi-puisi Karya Viddy Ad Daery

Viddy Ad Daery adalah budayawan, penyair, cerpenis, novelis, wartawan pengembara , kolumnis, dan produser film. Berdomisli di Suraba

Editor: Elpianur Achmad
kompas.com
Viddy AD Daery 

Beta Mati Kau Pukau Buta
Buat : Bebe Ratu Pala

Beta mati Ratu Pala
Beta mati kau paku buta
Beta mati kau pukau cinta

Di malam hangat pesta guraka
Kupegang tanganmu
Kisahkan panglima kora-kora
Melawan Portugis pencuri pala-pala

Di panggung dipukul tifa-tifa
Nyanyian, ‘Arumbai’ dan ‘Olesio Sayange’
Melambai goyang poco-poco
Amboi Ratu Pala kasihku menari

Seakan-akan kau menaiki kora-kora
Menari di atas tarian gelombang tenang
Berlayar di atas biru lautan dalam

Oh kasihku Ratu Pala
Beta mati cintaku jauh di pulau
Gadis cantik iseng sendiri
Bulan memancar
Perahu melancar
Apakah alamat pelabuhanku
Telah sampai kepadamu?

*

Bunga Sumanasa Kuning Merah

Bunga Sumanasa kuning merah
Ia kutukan sekaligus berkah
bagi Dewi Indumati
Yang merindu kehidupan surga
Kembali menjadi Dyah Harini
Meninggalkan dunia dan cintanya
Menjadi bidadari yang abadi

Warisannya adalah puisi
Yang harum dan semerbak
Menorehkan luka yang selalu berdarah
“Oh sayangku, aku lunglai membaca
Puisi warisanmu
Kukembalikan ke kotak kayu
Lalu aku melamun merindukanmu

Aku akan terus berjalan
Sambil terus menerus
Menyanyikan puisimu
Jangan bilang siapa-siapa tentang tanganku
Yang terus mengepal dan terus menjelajah
Agar tak ada lagi yang kuingat
Selain kenikmatan cinta bersamamu."

"Siapa yang akan menjadi sasaran
Gairah cintaku kini?
Dalam mimpi dan rinduku
Hanya ada kamu, kamu dan dirimu."

*

Afrizal Minta Semangka Di Pulau Pala

Kalau pagi telah ubi dan nangka
Siapa ular siapa sapi beta tertawa
Makan di tengah lumpur
Satu suapan nasipun menjadi bubur

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved