Sosok Lady Fire Banjarmasin Jadi Daya Tarik
Di balik itu semua, menjadi keunikan tersendiri karena diketahui ada perempuan yang mau bergabung jadi anggota BPK atau relawan.
Penulis: M Fadli Setia Rahman | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Kota Banjarmasin memang menjadi fenomena. Itu tak lepas dengan jumlahnya yang ratusan dan ada di setiap kawasan.
Bekerja sebagai relawan, memburu kebakaran dan insiden emergency lainnya adalah yang mereka lakukan.
Maka itu ini bukan tugas yang mudah, karena berhadapan dengan bahaya yang kapan saja mengintai.
Di balik itu semua, menjadi keunikan tersendiri karena diketahui ada perempuan yang mau bergabung jadi anggota BPK atau relawan.
Ya, sosok lady fire (sebutan bagi anggota pemadam perempuan), menjadi daya tarik.
Beberapa lady fire yang pernah dijumpai menuturkan, mereka memang tergugah hati bergabung jadi anggota relawan semata-mata karena rasa ingin membantu sesama.

Gadis dan Diana
Misalnya yang diungkapkan Gadis Tri Martania, anggota BPK Assalam.
Bagi perempuan kelahiran Martapura 18 Februari 1999 itu, jadi seorang relawan adalah panggilan jiwa.
"Menjadi satu hal yang membuat hidup lebih berwarna dengan hal menantang yang dijalani sebagai anggota pemadam," kata Gadis.
Dalam keseharian, Lady Fire satu ini diketahui juga sebagai pelajar Kelas 3 Jurusan Tata Boga di SMKN 4 Banjarmasin.
Lalu, sosok Lady Fire lainnya adalah Diana, anggota BPK Satelit 88.
Diana pemilik register 020 BPK Satelit 88 mengatakan hal serupa.
"Senang bisa membantu masyarakat yang terkena musibah dan ikut bersedih bagi warga yang terkena musibah," ungkap Diana yang diketahui tak gentar ikut memadamkan api di lokasi kebakaran. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ladi-fire-kota-banjarmasin_20160930_105733.jpg)