Komunitas
Animal Rescue Beri Rasa Aman Kepada Warga
Komunitas yang satu ini beda dari yang lain, kegiatannya adalah mengamankan hewan liar
Penulis: Salmah | Editor: Kamardi Fatih
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komunitas yang satu ini beda dari yang lain, kegiatannya adalah mengamankan hewan liar yang hadir di lingkungan masyarakat.
Animal Rescue berdiri sejak 25 September 2020 atau lima tahun lalu. Latar belakangnya adalah banyaknya warga yang kesulitan atau memerlukan bantuan untuk mengevakuasi hewan liar seperti ular, biawak, anjing liar, monyet, buaya, dan lainnya.
Ketua Animal Rescue Banjarmasin, drh Annang Dwijatmiko S MM mengatakan, tujuan komunitas ini adalah memberikan rasa aman terhadap masyarakat kota Banjarmasin dengan bantuan serta layanan untuk mengevakuasi dan juga penyelamatan hewan yang meresahkan warga masyarakat.
Animal Rescue Banjarmasin anggotanya ini terdiri Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian & Perikanan (Bidang Peternakan) Kota Banjarmasin, BPBD Kota Banjarmasin, K-9 Polda Kalsel, BKSDA Kalsel. Termasuk pula di dalamnya ada dokter hewan, instansi dan relawan.
"Meski anggota banyak yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, tetapi selama ini anggota selalu menyempatkan waktu untuk menanggapi laporan masyarakat," katanya.
Program rutin yang dilakukan antara lain pengenalan dan edukasi terhadap masyarakat atau anak-anak sekolah mulai dari PAUD sampai SMA.
"Hewan yang paling sering dievakuasi adalah ular, biawak, anjing liar dan monyet liar," ujar Anang.
Alur penyelamatan, tim menerima laporan pengaduan dari masyarakat melalui narahubung yang ada di media sosial Animal Rescue atau sekarang masuk di nomor darurat 112.
"Setelah itu tim akan meluncur ke lokasi dari terlapor adanya gangguan satwa liar yang meresahkan dan membahayakan," jelasnya.
Tantangannya adalah ketika lokasi evakuasi berada di tempat yang sulit dijangkau tim bahkan dengan menggunakan alat bantu.
Kasus paling mengharukan adalah ketika tim diminta mengevakuasi beruang madu yang berada di kompleks perumahan kawasan Handil Bakti, Barito Kuala.
"Malam-malam tim menuju lokasi dan akhirnya sukses melaksanakan evakuasi tersebut," kata Nannang.
Kasus kedua ketika tim diminta menangkap monyet liar di Kota Banjarbaru. Saat ini ada sayembara untuk menangkap monyet tersebut.
"Kami berupaya melakukan penanganan dan akhirnya tim sukses mengamankan monyet tersebut tanpa harus menerima imbalan dari sayembara," kata Nannang.
Mengatasi keterbatasan dana, tenaga dan fasilitas, Animal Rescue biasanya mendapat undangan untuk mengisi edukasi dan materi penyelamatan terkait hewan liar berbisa berbahaya.
Satu di antara pelatihan sebagaimana undangan dari kawasan IKN. Dari pelatihan-pelatihan itu mereka mendapatkan honor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Komunitas-Animal-Rescue-Banjarmasin.jpg)