Komunitas
Dongeng Dapat Cegah Bullying dan Hindari Gawai
Kampung Dongeng Kotabaru bertujuan memberikan pendidikan karakter anak melalui cerita.
Penulis: Salmah | Editor: R Hari Tri Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Kampung Dongeng Kotabaru adalah komunitas pendongeng di Kabupaten Kotabaru, yang bertujuan memberikan pendidikan karakter anak melalui cerita. Komunitas ini juga bagian dari jaringan Kampung Dongeng Indonesia.
Didirikan pada 2019 atau tujuh tahun silam, Kampung Dongeng Kotabaru punya aktivitas berkeliling pelosok desa, berbagai dongeng kepada anak-anak usia dini.
"Aktivitas kami antara lain mengadakan pertunjukan dongeng untuk menghibur dan mendidik anak-anak. Juga kami sering tampil dalam acara literasi dan festival anak di Kotabaru," Indriani Fujianti SE MM jelas guru PPKN di SMP Negeri 2 Kotabaru ini.
Bunda Indri Fuji, demikian panggilan akrabnya, merupakan penerima penghargaan Apresiasi Cerdas Berkarakter pada katagori pendidik cerdas berkarakter oleh Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2020.
Selain mendongeng ia juga berupaya meningkatkan dan mengembangkan literasi anak anak agar gemar membaca.
Menurutnya, dongeng dan bermain membuat anak-anak gembira. Apalagi mendongeng sebagai media yang efektif dalam menanamkan nilai moral pada anak, khususnya dalam upaya mencegah bullying.
“Ya, melalui cerita, kita dapat menanamkan nilai-nilai moral yang baik kepada anak-anak,” jelas Indri.
Dongeng yang menarik dapat mengajarkan nilai moral dan budi pekerti kepada anak-anak. Setelah mendongeng, kemudian berdiskusi bersama anak-anak untuk menggali karakter, konflik, dan pesan moral dari cerita.
Anak-anak juga diajak bermain peran untuk menghadapi situasi bullying, sehingga mereka dapat belajar cara mengatasinya.
Selain itu, lanjut Indri, dongeng juga bisa membantu anak-anak menumbuhkan nilai-nilai karakter positif, antara lain toleransi, empati, dan sikap cinta damai.
Selain mencegah perundungan, mendongeng juga memiliki banyak manfaat lainnya, seperti menanamkan nilai moral, mengembangkan karakter, dan mengasah imajinasi anak.
Dengan mendengarkan dongeng, anak-anak juga belajar memvisualisasikan tokoh dan tempat, yang merangsang imajinasi mereka.
Apalagi terhadap anak-anak Pramuka dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Hal lain, menurut Indri, mendongeng dapat mengurangi ketergantungan anak pada gawai alias gadget.
Anak-anak juga dapat belajar secara menyenangkan tanpa merasa digurui. Terbiasa membaca atau dibacakan dongeng akan memiliki konsentrasi, kemampuan mendengarkan, dan kosakata yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/Aktivitas-Kampung-Dongeng-Kotabaru.jpg)