4 Menu Sarapan Ekstrem dari Berbagai Negara, Berani Coba?

Dunia ini sangat luas, seluas langit yang membentanginya. Berikut beberapa sarapan "aneh" yang akan membuat Anda terheran-heran namun bisa membangkitk

Editor: Ernawati
ThinkStock
Semut rangrang jadi makanan khas orang Thailand. 

Tarantula goreng dapat ditemukan pada menu di beberapa wilayah Kamboja.

Ukurannya bisa mencapai sebesar tangan manusia.

Biasanya digoreng dalam minyak hingga kaku dan umumnya dibumbui dengan penyedap rasa, gula, garam, dan bawang putih.

Tergantung pada jumlah bumbu yang digunakan, tarantula dapat dimakan sebagai hidangan gurih atau manis mirip dengan permen lolipop.

Bagian kepala dan tubuh dari tarantula mengandung daging putih yang hambar, dengan organ tubuh yang berwarna cokelat dan telur yang berada di dalam perutnya.

 4. Darah Goreng, Irlandia

Black pudding, makanan khas Irlandia
Black pudding, makanan khas Irlandia.

Black pudding atau darah goreng adalah salah satu sarapan pokok tradisional Irlandia yang terbuat dari darah babi, lemak, oatmeal, bumbu-bumbu dan beberapa daging dibentuk seperti sosis.

Teksturnya seperti puding dan disajikan sebagai sarapan tradisional di Irlandia bersama sosis, rashers (bacon), telur goreng, kacang panggang, tomat goreng, dan roti cokelat.

Drisheen adalah makanan tradisional Irlandia lainnya yang terbuat dari campuran darah (domba, sapi, dan babi), lemak, herbal, dan susu yang kemudian dibungkus dalam usus domba atau babi.

Makanan ini jauh lebih kenyal daripada black pudding. (Nisrina Darnila/Nationalgeographic.co.id - Sumber: Hillary Richard/nationalgeographic.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved