Jawa Tengah
Mengejutkan, Pengakuan Istri Peneror Bom di Java Mall Soal Kondisi Kejiwaan Suaminya
Sulami (43) takut jika Nurman Dwiyantoro (48) suaminya dikait-kaitkan dengan aksi terorisme
"Dini hari ditangkap, sore hari sudah pulang. Hanya, pulangnya tak diantar petugas, mereka naik taksi sendiri," ucap Suswono.
Bahkan, menurut dia, Nurman juga dikasih uang saku oleh pihak Java Mall, sebesar Rp 500 ribu. "Pihak keluarga dia kan kenal sama pemilik Java Mall. Jadi memang sama sekali tak ada niat merugikan Java Mall, itu perbuatan iseng, dia tak mengetahui akibatnya apa," tuturnya.
Pengakuan serupa disampaikan Nurman Dwiyantoro. Menurut Nurman, ia memang aslinya adalah orang Semarang. "Saya kelahiran Semarang, dulu tinggal di Jalan Jambu nomor 9. Di belakang Java Mall situ. Lalu nikah dapat orang sini, dan tinggal di sini," ucap dia.
Dituturkan, sedikitnya dia sudah empat kali melakukan aksi teror melalui sambungan telpon. Nomor telpon Java Mall, menurut dia, didapat usai menghubungi call center penerangan 108.
"Ini murni ide saya sendiri, sebagai pelampiasan amarah dan rasa jengkel saya. Saya tahu nomor Java Mall setelah telpon 108," terang Nurman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/nurman-dwiyantoro-48_20161213_165831.jpg)