Agar Anak Terhindar dari Autis, Ini Tips Bagi Para Ibu

Saat ini masih banyak ibu-ibu yang menyusui, tapi pikirannya kemana-mana seperti bermedsos ria dengan memegang hape.

Agar Anak Terhindar dari Autis, Ini Tips Bagi Para Ibu
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Melinda Bahri, S.Psi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Anak autis atau asyik sendiri dengan tidak menghiraukan lingkungan menjadi momok bagi para ibu. Namun, agar anak tumbuh berkembang menjadi normal, inilah caranya.

Saat ini masih banyak ibu-ibu yang menyusui, tapi pikirannya kemana-mana seperti bermedsos ria dengan memegang hape. Usahakan saat menyusui itu terjadi kontak mata, senyum, bercengkarama, dan berdialog dengan balita.

"Jangan sampai ibu hanya sekadar menyusui, memandikan, dan menggantikan pamper tanpa ada
perhatian psikologis ke balita seperti mengajak berdialog. Sebab, jika seperti ini nanti balita akan menjadi anak yang cuek, tak peduli lingkungan dan cenderung autis," kata Melinda Bahri, S.Psi, Psikolog Klinis RSUD Ansyari Saleh Banjarmasin, Kamis (19/1/17).

Menurut Mellu, jika pada usia 6 sampai 1 tahun belum ada perkembangan psikis pada anak, atau jika dipanggil belum merespon, lihatkan kontak matanya. Jika dipanggil, matanya tidak merespon, maka anak tersebut mengalami gangguan tumbuh kembang psikis.

"Mendektsi gangguan tumbuh kembang psikis lebih awal lebih baik daripada orangtua mengetahuinya setelah usia 3 tahun lebih karena pengobatannya akan lebih lama dan rumit," katanya. (*)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved