Sedekah Kreatif

Beli beberapa pasang sandal cepit, taruh di kantor, musala atau masjid untuk digunakan ketika berwudhu. Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet,

Sedekah Kreatif
dok BPost
KH Husin Naparin

Oleh: KH Husin Naparin
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalsel

Share dari seseorang, “Siapkan nasi bungkus dari rumah, berikan ke orang yang kira-kira membutuhkan seperti pedagang kecil, pengemis, orang gila, pengamen, anak terlantar dan lain-lain. Nggak usah banyak-banyak, misal satu bungkus setiap harinya.

Laundry (cucikan) mukena secara berkala di mushalla sekitar lingkungan kita. Berkala beli mukena baru, misal tiga bulan sekali. Malu dong sama Allah pake itu-itu melulu, yang lama disedekahkan. Bawa mukena ketika akan berpergian. Tinggalkan di masjid/mushalla yang kita singgahi.

Beli kamper/pengharum baju dan taruh di kumpulan mukena di masjid/mushalla yang kita singgahi. Bungkus perlengkapan salat (mukena, sarung, sajadah, kopiah, Alquran jadikan parcel ketika lebaran. Berikan ke Satpam kompleks atau tukang kebersihan kompleks atau office boy di kantor.

Beli beberapa pasang sandal cepit, taruh di kantor, musala atau masjid untuk digunakan ketika berwudhu. Beli perlengkapan untuk membersihkan toilet, juga pengharum ruangan, dan berikan secara berkala ke masjid-masjid. Bagi yang salat Jumat, datang lima belas menit lebih awal. Bantu bersih-bersih dan beres-beres.

Kumpulkan botol minuman plastik/botol bekas shampoo dan lain-lain, setelah banyak berikan ke pemulung. Kalau beli minum dalam kemasan, kalau ada sisa bawa pulang. Airnya bisa disedekahkan untuk tanaman (sedekah alam), dan wadahnya dikumpulkan; kalau sudah banyak dikasihkan pemulung.

Beli beberapa burung yang murah saja, lepaskan ke alam bebas. Beli makanan bungkus siap saji dalam toples, taruh di tas. Ketika di jalan ketemu kucing liar, berikan. Beli barang diskonan di supermarket agak banyak; misal detergent, minyak goreng, sabun, buku tulis, pulpen kemudian bungkus cantik hadiahkan ke panti asuhan atau rumah singgah.

Jangan nawar ke pedagang kecil, kalau bisa justru kasih lebih. Beli tissue atau keperluan yang sederhana di pedagang kecil yang kita jumpai, misal tissue dua ribu rupiah, ikat rambut atau peniti sudah cukup bikin mereka senang. Ketika makan di kaki lima ada pengemis atau anak terlantar, beliin mereka seporsi seperti yang kita makan.. Siapa yang suka jualan makanan kecil di kantor? Gratiskan buat yang buka puasa; bayangkan gorengan dua ribu membawa kita masuk surga.

Ada pembangunan masjid? Bisa bikin gorengan? Berikan beberapa ke pekerja. Selalu siap jika dimintai tolong tenaga, jika sedekah materi belum bisa kita lakukan.

Bayarlah lebih ketika naik angkot yang sopirnya kakek-kakek atau bapak tua. Kasih tips lebih buat ibu/abang ojek online kalau kira-kira jaraknya jauh dan juga kondisi mereka yang kira-kira memprihatinkan (tua misalnya). Ketika di bis/angkot. Bayarin nenek-kakek yang keliatan kurang mampu atau suami istri yang buta.

Pada bulan Ramadan, diperkirakan buka puasa di perjalanan, angkot, bis, kereta, busway etc; siapkan beberapa air mineral (gelas), bagikan pada waktu adzan, bayangkan membeli 5000 saja sudah dapat 10, kita dapat 10 pahala memberi minuman orang berbuka. Insya Allah.

Tawarkan kepada teman kita yang searah, jika kita bawa kendaraan. Pada saat di perjalanan bersama keluarga mampir di toilet masjid; biasakan anak laki-laki diberi tugas membersihkan toilet dan tempat wudhu. Rutin menyortir mainan anak-anak kita. Buy 1 give 1. Ketika beli mainan baru harus ada 1 mainan yang disedekahkan ke temannya atau panti asuhan.”

Semua ini, menjadi salah satu timbangan amal jariyah kita nanti; kendati terlihat sepele, mulai dari diri sendiri, mulai dari sekarang. “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah 261). (*)

Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved