Berita Jakarta

Sebelum Manajer JKT48 Bunuh Diri, Santer Kabar JKT48 Akan Dibubarkannya

Sebelum kabar meninggalnya Manajer JKT48, IJ (47), yang ditemukan tewas diduga gantung diri, Selasa (21/3/2017, ada kabar berhembus di fans JKT48.

Penulis: Restudia | Editor: Syaiful Akhyar
Istimewa

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sebelum kabar meninggalnya Manajer JKT48, IJ (47), yang ditemukan tewas diduga gantung diri dalam posisi tergantung tali di kamar mandi rumahnya, Perumahan River Park, Kelurahan Jurangmangu, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Selasa (21/3/2017) petang, ada kabar yang berhembus di fans JKT48.

Yakni tentang keberlangsungan grup JKT48 yang konon akan berakhir. Kabar ini berasal dari Produser JKT48, Yasushi Akimoto atau biasa akrab disapa Aki P ini telah mengungkapkan rencana tersebut pada media Jepang.

Kabar ini ditulis juga oleh akun Hiromi Izumi di kompasiana pada 14 Maret lalu dan diperbarui hari ini, 22 Maret yang sudah dibaca 3.714 kali.
'
Berikut tulisan Hiromi Izumi dengan judul 'Benarkah Akimoto Yasushi Akan Membubarkan JKT48?'.

Dibalik berbagai aktifitas idol grup jkt48 di theater, hand shake event, event lainnya, acara off air, acara TV dan lain-lain. Ternyata ada kabar duka dari Akimoto Yasushi ( Aki P ) , Totoal producer AKB48 group.

Buruknya manajemen JKT48 ( JOT ) dalam mengatur JKT48 menjadi penyebab utama Aki P berencana akan membubarkan JKT48. Lho kenapa bubar jkt48 ? Kan fans nya banyak.

Iya, jkt48 fans nya banyak, tapi jkt48 tidak butuh fans banyak yang cuma suka nonton gratis di TV. Tidak mau datang secara LIVE ke acara TV, atau event jkt48 lainnya.

Semakin sedikit jumlah fans yang datang ke theater jkt48 juga menjadi sebab menurunnya pendapatan jkt48. Untuk mencegah kebangkrutan manajemen jkt48, JOT terpaksa menaikkan harga tiket handshake, menaikkan harga tiket theater, berusaha mencari partner baru untuk menjadi sponsor jkt48,

Kenapa Aki P ingin membubarkan JKT48 ? Berikut ini pernyataan Aki P kepada beberapa media terkemuka di Jepang.

1. JKT48 tidak berhasil menjadi terkenal di Indonesia. Yang terkenal hanya nabilah jkt48 dan melody jkt48.

2. jkt48 tidak mampu menambah pendapatan dari berbagai event yang diadakan.

3. harga sewa gedung theater yang terus naik.

4. pengeluaran manajemen jkt48 untuk membayar gaji member, staff, official jkt48 dan berbagai kebutuhan lainnya lebih besar dibanding pendapatan yang dihasilakn.

5. Lambatnya pertumbuhan popularitas jkt48,. sudah 5 tahun jkt48 di Indonesia, tapi jkt48 masih kalah terkenal dengan artis sinetron tak bermutu yang lebih banyak disukai oleh orang Indonesia.

6. fan base jkt48 banyak, tapi tidak berkualitas. fan base itu cuma bisa berkoar-koar di sosmed, tapi tidak bisa memberi kontribusi positif bagi jkt48.

7. Tampilnya member jkt48 yang itu-itu saja menjadikan popularitas member jkt48 tidak merata.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved