News Video

Detik-detik Dramatis, Matador Menemui Ajal Setelah Kakinya Tersangkut Jubah

Fandino meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, setelah banteng yang marah itu menancapkan tanduk ke paru-paru Fandino setelah dia terjatuh

Tayang:
Editor: Ernawati

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kata-kata terakhir van Fandino menjelang ajalnya setelah diseruduk banteng terungkap.

Fandino meninggal saat perjalanan ke rumah sakit, setelah banteng yang marah itu menancapkan tanduk ke paru-paru Fandino setelah dia terjatuh.

Matador tersebut diyakini telah mengatakan, "Cepatlah, aku sekarat," saat dia dibawa keluar dari arena.

Selama akhir pekan, rekaman video yang menunjukkan Fandino dihempaskan ke udara saat diseruduk banteng di kota Mont-de-Marsan, Prancis, dekat perbatasan Spanyol itu tersebar di internet.

Tertangkap momen ketika kain jubahnya Fandino robek saat melakukan aksi Matador yang berujung kematian.

Fandino
Fandino (Mirror)

Kakinya terjerat kain jubahnya dan dia tersandung lalu jatuh ke tanah.

Banteng yang terluka parah itu pun menginjak dan menusuk matador malang itu dengan tanduknya.

Sang matador lahir di wilayah Basque Spanyol dan sudah melawan ratusan banteng selama karirnya.

Sang matador pun menghembuskan nafas terakhirnya saat perjalanan ke rumah sakit menggunakan ambulans.

Dan pada saat tiba di rumah sakit, dokter tidak bisa melakukan apapun untuk menyelamatkan hidupnya.

Foto-foto yang mengerikan menunjukkan bahwa Fandino dilemparkan ke udara oleh banteng marah tersebut "Ini adalah tragedi, kami tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi," jelasnya.

Kalimat duka pun membanjiri situs jejaring sosial, peternak Victorino Martin menulis di twitternya: "Teman kami dan matador hebat, Ivan Fandino meninggal di Prancis. Kehilangan besar bagi dunia matador. Kami berduka,"

Penonton pun terkejut melihat matador terjatuh di tanah sebelum banteng menancapkan tanduknya ke dadanya.

Dua matador lainnya, Juan del Alamo dan Thomas Dufau, akan dibawa ke ring nanti sore.

Matador terakhir dari Spanyol yang meninggal karena hal serupa adalah Victor Barrio, yang terbunuh pada usia 29 tahun di arena Matador di Teruel pada tanggal 9 Juli 2016.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved