Jendela Dunia

Sebuah Negara Kaya Saja Bisa Kolaps, Apalagi Negara Kecil! Kita Bisa Sebut Venezuela

Perekonomian Venezuela memburuk dan menuju kolaps. Krisis kemanusiaan pun terjadi, di mana banyak warga Venezuela yang sakit keras

Sebuah Negara Kaya Saja Bisa Kolaps, Apalagi Negara Kecil! Kita Bisa Sebut Venezuela
reuters
Gelombang protes anti pemerintah Venezuela memasuki pekan keenam. Masih memanas, korban jiwa terus menambah mencapai 42 orang per hari ini, Selasa (17/5). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, CARACAS - Kondisi perekonomian Venezuela semakin mengkhawatirkan. Saat ini, negara tersebut kehabisan cadangan bahan pangan. Rumah sakit banyak dipenuhi oleh anak-anak yang sakit. Sementara, dokter tidak memiliki ketersediaan obat dan mesin X-ray. Bahkan listrik pun tidak tersedia.

Yang dimiliki Venezuela saat ini hanyalah segunung permasalahan.

Perekonomian Venezuela memburuk dan menuju kolaps. Krisis kemanusiaan pun terjadi, di mana banyak warga Venezuela yang sakit keras tidak bisa mendapatkan obat-obatan. Selain itu, terjadi bencana kelaparan.

Kondisi ini diperburuk dengan krisis politik. Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah mengimbau untuk dilakukannya referendum pada Minggu mendatang. Hal ini mendapatkan kritikan keras dari pihak penentang sang presiden yang berpendapat hal itu tak sesuai dengan demokrasi.

Dengan adanya referendum, hal itu akan memungkinkan Maduro untuk merevisi undang-undang dan menggantikan Mahkamah Nasional, yang dikontrol oleh pihak oposisi, dengan anggota badan legislatif yang baru yang menjadi kaki tangannya.

Padahal, Venezuela sebelumnya merupakan negara kaya raya di Amerika Latin. Bagaimana awal cerita kejatuhan ekonomi Venezuela?

- Negara produsen minyak

Venezuela merupakan suplier minyak terbesar dunia. Sehingga tak jarang hal ini dilihat sebagai mesin pencetak uang bagi Venezuela yang tidak ada habisnya. Tapi saat ini, pemerintah Venezuela kehabisan uang, harga barang-barang meroket, dan tidak ada yang tahu seberapa buruk lagi kondisi yang akan terjadi pada ekonomi Venezuela.

Selain itu, Venezuela juga merupakan pembangkit tenaga listrik di Amerika Selatan pada 1990-an. Mantan Presiden Bill Clinton menjadikannya pemberhentian pertama dalam perjalanan ke wilayah tersebut pada tahun 1997.

Namun, ketidakadilan ekonomi kian mencolok. Kelas masyarakat elit yang jumlahnya sedikit, mengontrol hampir semua bisnis. Di sisi lain, tingkat kemiskinan kian meningkat.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved