Bisnis Penerbangan

Ingat! Izin Operasional Kalstar Aviation Sudah Dihentikan, Simak Penjelasan Kemenhub

"Kami mendapat laporan bahwa maskapai Kalstar Aviation saat ini mempunyai masalah teknis, operasional dan finansial"

Ingat! Izin Operasional Kalstar Aviation Sudah Dihentikan, Simak Penjelasan Kemenhub
banjarmasinpost.co.id/burhani yunus
Pramugari pesawat komersil Jet Embraer 195 milik PT KalStar Aviation rute Banjarmasin-Makassar melayani penumpang, Senin (31/10/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso meminta maskapai Kalstar Aviation untuk melakukan koreksi di internal perusahaan.

"Kami mendapat laporan bahwa maskapai Kalstar Aviation saat ini mempunyai masalah teknis, operasional dan finansial. Untuk itu kami meminta internal maskapai untuk melakukan koreksi dan audit. Agar langkah koreksi dan audit internal tersebut berjalan lancar, kami sementara akan menghentikan izin operasional Kalstar," ujar Agus dalam keterangan resminya, Sabtu (30/9/2017).

Pemberhentian izin operasional maskapai Kalstar akan dimulai hari ini, 30 September 2017 hingga masalah-masalah maskapai tersebut terselesaikan dengan baik.

Koreksi dan audit yang harus dilakukan oleh pihak Kalstar meliput pembenahan finansial atau memperbaiki kinerja keuangan dengan menaikkan tingkat likuiditas, hal ini sangat penting karena akan berpengaruh pada masalah teknis dan operasional maskapai penerbangan tersebut.

Seperti jumlah pesawat yang beroperasi, crew dan SDM yg tersedia, training mandatory yang harus dilaksanakan serta kemampuan penyelesaian masalah teknis yang muncul dalam pengoperasian, termasuk kemampuan menyelesaikan temuan hasil Safety Audit yg baru-baru ini dilaksanakan oleh Ditjen Perhubungan Udara.

Sebagaimana diketahui, Kalstar adalah salah satu maskapai penerbangan pemegang AOC 121. Dengan demikian pemenuhan terhadap ketentuan CASR 121 juga harus dipenuhi.

Kalstar harus menyelesaikan safety audit seperti yang diatur dalam peraturan keselamatan penerbangan sipil (PKPS) atau Civil Aviation Safety Regulation (CASR).

"Kewajiban memenuhi ketentuan peraturan keselamatan penerbangan sipil sangat berhubungan dengan kemampuan financial di suatu maskapai penerbangan, ujar Agus.

"Kami mengimbau agar manajemen Kalstar segera melakukan dan menyelesaikan koreksi dan audit internal tersebut sehingga bisa kembali melayani masyarakat dengan selamat, aman dan nyaman. Karena bagaimanapun sebuah maskapai penerbangan adalah aset bangsa untuk membantu meningkatkan perekonomian nasional," lanjut Agus.

Selain itu, beberapa masalah yang saat ini dialami Kalstar yaitu adanya sebagian besar armada pesawat yang berhenti beroperasi dengan berbagai alasan, seperti sedang dalam perawatan (maintenance).

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved