"Saya Adalah Bayi yang Ditinggalkan di Halte Bus 23 September 1996 Lalu"

Pria berusia 21 tahun ini kembali ke tempat asalnya, ketika ia ditemukan dulu.

Tayang:
Penulis: Restudia | Editor: Eka Dinayanti
siakapkeli
Pria berusia 21 tahun ini kembali ke tempat asalnya, ketika ia ditemukan dulu 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pria berusia 21 tahun ini kembali ke tempat asalnya, ketika ia ditemukan dulu.

Bukan kampung halaman ataupun rumah sakit tempatnya lahir, melainkan halte bus.

Ia kembali ke tempat ia ditemukan pada 21 tahun lalu, ketika masih berusia 10 hari.

"Saya bayi berumur 10 hari yang ditinggalkan di pemberhentian bus 23 September 1996 lalu", ucap pria bernama Muhammad Putera Zainuddin.

Baca juga: Tambang Emas Rambah Tahura, Cemari Sungai Riamadungan, Begini Tanggapan Kadis Kehutanan Kalsel

Kedatangannya ke halte bus dengan tujuan ingin mencari jejak ibu dan ayah kandungnya.

Usai ditinggalkan di halte bus, Putera sama sekali tak pernah bertemu dengan ibu atau ayah kandungnya.

Awalnya ia ditampung di panti asuhan Tengku Ampuan Fatimah.

Hingga akhirnya berlabuh ke tangan orangtua angkatnya yang membesarkannya hingga kini.

"Air mata saya selalu menetes ketika melihat halte bus".

Baca: Hii Ngeri! Kuyang Berkeliaran di Satui, Netizen Heboh, Camat Malah Mengatakan Ini

"Bagaimanapun pasti ada alasan ibu dan ayah kandung saya berbuat begitu".

Muhammad Putera Zainuddin

Muhammad Putera Zainuddin

(siakapkeli)

Panti asuhan tempatnya bernaung usai dibawa dari halte bus pun sudah ia datangi pada Juni lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved