Kriminalitas Regional

Seorang Wartawan Dikeroyok dan Dianiaya Polisi, Gara-gara Masalah Sepele Ini

"Ada sekitar enam sampai delapan orang di Pos Satgas Terpadu Jalan Budi Utomo, Sempan"

Seorang Wartawan Dikeroyok dan Dianiaya Polisi, Gara-gara Masalah Sepele Ini
Istimewa
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TIMIKA - Seorang wartawan media online dan koran, Saldi Hermanto, dikeroyok sekelompok orang yang diduga sebagai oknum polisi di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pada Sabtu (11/11/2017) malam.

"Ada sekitar enam sampai delapan orang di Pos Satgas Terpadu Jalan Budi Utomo, Sempan, Timika, yang mengeroyok saya," kata Saldi ketika dikonfirmasi, Minggu (12/11/2017).

"Bahkan di Kantor Polres Mimika saya masih dipukuli oleh oknum anggota Brimob di pos penjagaan," ujar dia.

Akibat pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpanya, Saldi mengalami luka di bagian kiri wajahnya dan leher.

Wajah Saldi juga terlihat bengkak dan lebam. Bahkan, ia mengaku merasa sakit pada rusuk kanannya sehingga kesulitan bernafas.

"Saya dikeroyok, ketika menikmati liburan bersama putri saya di arena Pasar Malam Timika Indah itu," ujarnya.

Saldi menduga menjadi korban pengeroyokan lantaran status yang dia tulis di akun Facebook miliknya. Dia menyampaikan kritik kepada aparat dalam menangani suatu masalah.

Adapun, Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat Saldi dianggap tidak simpatik kepada anggota kepolisian yang merespons adanya perkelahian di pasar malam.

Ketika itu anggota Pengendalian Masyarakat (Dalmas) mengejar pelaku perkelahian, namun pelaku itu berhasil melarikan diri.

Akan tetapi, dampak dari pengejaran tersebut, Saldi bersama anaknya terjatuh.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved