Gadget
Duh Ada Kabar Siswa SMA Dieksploitasi untuk Merakit iPhone X, Benarkah?
Namun, tahukah kamu bahwa iPhone itu dirakit di China, bukan di negeri aslanya Amerika Serikat?
Padahal, undang-undang di China menyebutkan murid magang hanya diperbolehkan bekerja selama 40 jam per minggunya.
Ironisnya, pekerjaan ini jadi kewajiban yang dipenuhi oleh siswa SMA selama tiga bulan, sebagai syarat kelulusan sekolah.
"Kami dipaksakan oleh sekolah kami untuk bekerja di sini," kata Yang, seorang siswa magang yang enggan disebut nama depannya.
Ia mengaku terlibat dalam pembuatan iPhone X seperti diberitakan Banjarmasinpost.co.id mengutip dari kompas.com yang merilis The Guardian, Kamis (23/11/2017).
Dalam kurun tiga bulan, wanita berusia 18 tahun itu mengatakan bahwa dia ditargetkan memasang 1.200 modul kamera di bodi iPhone per harinya.
"Padahal, pekerjaan tersebut tidak ada hubungannya dengan pelajaran kami," tambah Yang
Menanggapi hal tersebut, Apple dan Foxconn angkat bicara. Mereka mengonfirmasi adanya sejumlah siswa magang SMA yang turut kerja lembur dalam line produksi iPhone X. Namun, Apple menyebutkan pekerjaan itu dilakukan secara sukarela.
"Kami telah mengonfirmasi bahwa para siswa tersebut bekerja secara sukarela, mendapat kompensasi dan memberikan keuntungan, namun seharusnya mereka tidak diizinkan bekerja lembur," ujar Apple dalam sebuah pernyataan, yang dikutip KompasTekno dari laman 9to5 Mac.
Foxconn juga mengakui ada kesalahan pada sistem pemberlakuan jam lembur pada siswa magang di tempatnya. Namun sama seperti Apple, Foxconn enggan menyebut tindakan ini sebagai sebuah pemaksaan, karena siswa tersebut telah mendapatkan upah yang layak.
"Semua pekerjaan bersifat sukarela dan dikompensasikan dengan tepat. Tapi, siswa magang yang melakukan kerja lembur melanggar kebijakan. Kami melarang siswa magang bekerja lebih dari 40 jam seminggu," ujar Foxconn dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Financial Times.
Hingga saat ini, belum diketahui apakah Apple dan Foxconn akan menerima sanksi atas pelanggaran yang berlangsung. Apakah ke depannya Apple dan Foxconn akan melakukan evaluasi, atau malah melenggang bebas setelah menyatakan maaf?
Bukan kali ini saja
Pelanggaran ketenagakerjaan bukan kali ini saja dilakukan oleh Foxconn. Lima tahun lalu, tiga pabrik Foxconn di China ditemukan melanggar sejumlah peraturan kesehatan dan keselamatan kerja.
Baca: Rumah Pedangdut Cantik Ini Diserbu Staf Kelurahan Mantuil Banjarmasin Selatan, Ternyata
Baca: Klasemen Liga Champions 2017 Game Kelima, Juventus Vs Barcelona Berbagi Poin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/iphone-x_20171123_122744.jpg)