Gadget

Duh Ada Kabar Siswa SMA Dieksploitasi untuk Merakit iPhone X, Benarkah?

Namun, tahukah kamu bahwa iPhone itu dirakit di China, bukan di negeri aslanya Amerika Serikat?

Tayang:
Editor: Royan Naimi
Kemasan penjualan iPhone X(Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com) 

Baca: Komentar Ashanty Soal Nasib Anak Faisal Haris Usai Labrak Jennifer Dunn

Baca: Buruan, Kredit Toyota Cuma Rp 1 Juta per Bulan, Ini Paket yang Ditawarkan, Kecuali Model Ini

Baca: Klasemen Liga Champions 2017, Ini Hasil Lengkap Game Kelima Fase Grup dari A Sampai D

Pelanggaran yang dilakukan Foxconn meliputi penetapan jam kerja berlebih pada karyawan selama sebelas hari berturut turut, hingga ketergantungan pada siswa magang seperti yang terjadi saat ini.

Dalam laporan tahun 2012, tercatat sebanyak 178.000 pekerja Foxconn yang berada di pabrik kota Guanlan berstatus sebagai pelajar. Mereka rata rata berusia 16 hingga 17 tahun. Tiap tahunnya, lonjakan pekerja yang berstatus siswa magang ini terjadi pada musim panas.

Sedangkan menurut pengakuan seorang karyawan yang lama bekerja untuk Foxconn di pabrik Zhengzhou, pabrikan sekaligus pemasok produk Apple di Asia itu memang sering mempekerjakan siswa saat musim sibuk. Yakni sekitar bulan Agustus hingga Desember.

Dari sumber yang enggan disebut namanya itu, angka perekrutan dapat mencapai 100.000 hingga 300.000 pekerja. Mereka yang rata rata berstatus siswa magang itu diwajibkan memproduksi 20.000 perangkat iPhone per harinya. (*)

Baca berita ini di kompas.com dengan judul: iPhone X Dirakit di China dengan Mengeksploitasi Siswa SMA

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved