Berita Banjarmasin
Ibnu Sina: Proyek Rumah Sakit Sultan Suriansyah Dilelang Awal Tahun 2018 Ini
Kapan kelanjutan proyek pengerjaan rumah sakit Sultan Suriansyah di kawasan RK Ilir Banjarmasin terjawab sudah.
Penulis: Edi Nugroho | Editor: Elpianur Achmad
Menurut Faisal, proyek rumah sakit Sultan Suriansyah itu mangkrak pembangunan karena dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkenda aturan untuk mengerjakan. Lalu dipindahkanlah proyek rumah sakit itu ke dinas kesehatan.
Lebih lanjut Faisal menyakatan dinas kesehatan beralasan tak punya tenaga teknis. PUPR menunggu surat dari dinas kesehatan. Jadi proyek rumah sakit ini bolak-balik seperti dipingpong.
"Saya pikir jika nanti pada 2018 ini proyek rumah sakit tak dikerjakan, maka akan menjadi persoalan besar," katanya.
Sebelumnya anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, menjelaskan menyatakan dewan dan pemko telah menganggarkan pembangunan RS Sultan Suriansyah itu sebesar pada 2018 sebesar Rp38 Miliar untuk proyek fisik dan Rp15 Miliar untuk alkes. Diharapkan, akhir 2018 ini, maka sebagian gedung itu sudah bisa digunakan.
"Awal pada 2019 nantinya RSUD Sultan Suriansyah itu sudah bisa beroperasional," katanya.
Baca: Pengadilan Indonesia Hukum Etihad Airways Bayar Ganti Rugi Rp 537 Juta ke Seorang Penumpang
Ditambakkan Awan, poksi dari pengerjaan proyek pembangunan rumah sakit itu tetap di dinas kesehatan. Prinsipnya rumah sakit itu poksi di bidang kesehatan sehingga pengerjaan juga di dinas kesehatan.
"Kita optimis karena nanti Pemko akan menyiapkan ahli di bidang infrastruktur yang di tempatkan di dinas kesehatan," katanya.
Ditambahkanya, beberapa ahli di PUPR akan dipindah ke menjadi pegawai dinas kesehatan untuk mengerjakan proyek pembangunan rumah sakit Sultan Suriansyah untuk menjadi PPTK- nya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/fotol-rsud-sultan-suriansyah_20171124_162406.jpg)