Berita Hulu Sungai Selatan

Protes Hasil Perhitungan Suara, Kerusuhan Terjadi di HSS, Ternyata Ini yang Terjadi

Petugas yang berasal dari dalmas awal dilengkapi tameng dan alat pentungan segera bergerak dengan membuat barikade pertahanan.

Protes Hasil Perhitungan Suara, Kerusuhan Terjadi di HSS, Ternyata Ini yang Terjadi
Polres HSS
Suasana simulasi pengamanan pilkada Bupati HSS 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Ratusan masyarakat yang merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) tahun 2018 mendatangi kantor KPUD HSS, Kamis, (14/12/2017).

Mereka protes dengan hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU karena dituding ada kecurangan terhadap hasil Pilkada.

Petugas keamanan yang berjaga di depan kantor KPU berusaha menenangkan massa yang sudah mulai memanas.

Melihat situasi dan kondisi sudah membahayakan, polisi di lapangan melapor ke kapolres HSS meminta bantuan. Tak lama berselang, beberapa pleton dalmas awal tiba di lokasi kejadian.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Kompas TV Dubai Super Series Hari Ini, Mulai 16.00 WIB

Baca: Akhirnya! Hanna Annisa Mengakui Video Mesum Dibuat Bersama Mantan Pacar, di Sini Lokasinya

Baca: Bukannya Jengkel, Jaksa dan Hakim Justru Tersenyum dan Tertawa Kecil Saksikan Kelakuan Setya Novanto

Petugas yang berasal dari dalmas awal dilengkapi tameng dan alat pentungan segera bergerak dengan membuat barikade pertahanan. Kehadiran para petugas tidak membuat massa takut dan malah melakukan perlawanan.

Mereka berusaha berkali-kali menerobos barikade polisi dan terus memaksa masuk. Mereka mulai bertindak kasar memukul para petugas serta melempari dengan air mineral dan segala jenis benda lainnya.

Selanjutnya, dalmas inti diturunkan dengan menyemprotkan air menggunakan kendaraan Armor Water Canon (AWC) yang disiapkan. Warga pun akhirnya membubarkan diri.

Kerusuhan yang terjadi di Kabupaten HSS ini merupakan simulasi latihan yang dilaksanakan Polres HSS dalam rangka persiapan menyongsong Pilkada Bupati 2018.

Kegiatan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) apabila terjadi kerusuhan itu dilaksanakan di halaman Mapolres HSS, Kamis (14/12).

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris RCTI, MNC TV dan beIN Sport Pekan 18 : Misi City Pertajam Rekor

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko melalui Kabag Ops Polres HSS Kompol Heri Munanto mengatakan pihaknya melakukan persiapan Operasi Mantap Amandit 2018 untuk menyongsong Pemilu Bupati 2018.

"Tujuan dari simulasi ini agar anggota yang bertugas di lapangan tahu bagaimana melakukan pengamanan Pilkada mulai dari di TPS hingga KPU apabila terjadi rusuh," katanya.

Selain itu, pihaknya juga melatih kesiapan anggota bila terjadi kerusuhan. Ditegaskannya bahwa pihaknya bukan orang hebat tapi orang terlatih.

Pihaknya berharap pelaksanaan Pilkada HSS 2018 berjalan dengan aman, lancar, dan sukses. Khusus pengamanan Pilkada HSS 2018, Polres HSS akan menyiapkan 209 personil dari Polres HSS, 188 personil dari Polda Kalsel, 33 personil Brimob Polda Kalsel, 92 personil dari Polres HST, 92 personil dari Polres HSU.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved