Kisah Penjual Uang Koin Kuno
Di Kios Sederhana Ini, Uang Koin Kuno VOC Dijual Rp 5 Juta Satu Keping
Walaupun memiliki segmen yang sangat terbatas, namun bukan berarti uang kuno tidak memiliki peminat.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Siapa menyangka hanya di kios sederhana bermodalkan rak kayu berukuran satu kali setengah meter, nilai barang dagangan yang dimiliki Hanafi seorang pedagang di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin bisa bernilai belasan juta rupiah.
Bahkan walaupun yang ditawarkannya bukan merupakan barang baru atau canggih, beberapa item barang di kios ini ada yang ditawarkan hingga Rp 5 juta rupiah lebih.
Ternyata barang-barang yang dijual Hanafi adalah uang-uang kuno yang dahulu sempat eksis beredar di nusantara. Berbagai macam dan jenis uang kuno tersedia di kios Hanafi.
Baca: Memperluas Jaringan Penjualan Jadi Kendala UKM di Banjarbaru
Walaupun memiliki segmen yang sangat terbatas, namun bukan berarti uang kuno tidak memiliki peminat.
Buktinya, hingga saat ini pedagang uang kuno di Pasar Sentra Antasari seperti Hanafi yang menjajakan koleksi uang-uang kunonya mematok harga yang cukup tinggi untuk beberapa seri uang kunonya.
Tak hanya Hanafi, ada juga pedagang sejenis di lokasi yang sama di Pasar Sentra Antasari yaitu Sarkuni yang juga seperti Hanafi masih bertahan sejak pertama kali berjualan uang kuno tahun 90an.
Uang kertas maupun logam dari berbagai tahun cetakan baik yang sudah merupakan cetakan Bank Indonesia maupun uang di zaman Indonesia masih disebut Hindia Belanda tersusun rapi di rak-rak kayu kios keduanya.
Baca: Beruntung, Turis Indonesia Menang Uang Cash Rp 10 Miliar di Bandara Changi
Dijelaskan Hanafi, uang kuno yang paling berharga miliknya yaitu uang koin yang dicetak oleh Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) dan diedarkan di Nusantara.
"Paling mahal pecahan 3 gulden yang diedarkan VOC seri cetakan tahun 1790an, saya punya beberapa. Ada yang menawar Rp 5 juta satu keping belum saya lepas, karena memang harga pasarannya di Jawa juga tinggi seri ini," kata Hanafi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)