Cerita Suka Duka Pangkalan Elpiji
Sering Dicaci Maki Warga, Pemilik Pangkalan Ini Malah Dapat Apresiasi Ormas dan Masyarakat
Usaha Pemilik Pangkalan untuk salurkan Gas Elpiji 3 kilogram dengan tepat sasaran diapresiasi masyarakat di sekitarnya.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Usaha Pemilik Pangkalan Gas Toko Jaya Loka, Adi Chandra untuk salurkan Gas Elpiji 3 kilogram dengan tepat sasaran diapresiasi masyarakat di sekitarnya.
Seperti dinyatakan seorang tokoh masyarakat dan juga sebagai Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) Sangga Lima, Sayiful, yang mendukung langkah yang dilakukan Adi.
"Di pangkalan ini konsisten mendahulukan pembeli yang berhak menerima Gas Elpiji 3 kilogram bersubsidi untuk masyarakat sekitar, karena itu kami dukung terus," kata Syaiful.
Baca: Salurkan Elpiji 3 kilogram Sesuai Aturan, Adi Sering Bersitegang Hingga Dapat Ancaman
Baca: Sering Bersitegang, Pemilik Pangkalan Ini Berharap Ada Mekanisme Baru Penyaluran Elpiji Bersubsidi
Tidak hanya itu, Syaiful juga menyatakan masyarakat di sekitarnya juga tidak pernah membeli Gas Elpiji 3 kilogram bersubsidi di Toko Karya Loka di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan.
Pun demikian dengan Mustafa warga Jalan Veteran yang juga terdaftar sebagai masyarakat yang berhak membeli Gas Elpiji Tabung Melon di Pangkalan milik Adi ikut apresiasi sistem distribusi yang diterapkan.
"Kami selalu ke sini untuk beli Gas Elpiji 3 kilogram, karena harganya sesuai dan masyarakat sekitar diutamakan. Semua pangkalan seharusnya bisa terapkan ini," kata Mustafa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/adi-chandra-pemilik-pangkalan-elpiji-di-jalan-veteran_20180305_103305.jpg)