Restorasi SMK

Lulusan SMK Banyak yang Menganggur, Mendikbud Bakal Lakukan Restorasi, Begini Wacananya

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bakal melakukan 'restorasi' pendidikan di sektor sekolah menengah kejuruan (SMK).

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) bakal melakukan 'restorasi' pendidikan di sektor sekolah menengah kejuruan (SMK).

Meski SMK mengalami ledakan pertumbuhan dari sisi jumlah, namun belum dibarengi pertumbuhan kualitas.

Tidak hanya itu, orang nomer satu di Kemendikbud Muhadjir Effendi, meminta kepala dinas mendorong SMK menjadi layanan umum daerah (BLUD) yang mampu membangun perusahaan untuk memfasilitasi para siswanya.

“Nantinya penghasilan dari pabrik yang dikelola sekolah bisa menghasilkan pemasukan. Pengawasan akan dilakukan oleh komite dan sekolah sendiri,” kata Muhadjir di Jakarta, belum lama tadi.

Baca: Doa Malam Nisfu Syaban dan Niat Puasa Nisfu Syaban Dalam Bahasa Arab dan Latin

Selama ini, pihaknya menduga banyaknya lulusan SMK yang menganggur karena lulusannya tidak diserap oleh lapangan kerja.

Dari kondisi itu pula, sebut dia, perlunya revitalisasi SMK menjadi salah satu langkah mengatasi persoalan tersebut.

Dia berujar, dari 13.900 SMK dikelola swasta dan 3.400 yang dikelola negeri, baru 219 SMK yang memiliki standar perusahaan, sehingga lulusannya dapat langsung diterima bekerja.

Itu sebabnya, perlunya didorong SMK menjadi BLUD.

Baca: Di Malam Nisfu Syaban Allah SWT Turun ke Langit Dunia dan Mencari Hambanya yang Lakukan Ini

"Saya kira daerah-daerah harus sudah berani, terutama 219 (SMK) harus diberikan kepercayaan untuk mengubah menjadi BLUD," katanya.

Jadi, katanya lagi, "Silakan SMK-SMK ini didorong jadi BLUD."

Kata dia, kenapa sekolah tidak mau produksi alasannya karena jika diproduksi bakal disetor ke kas negara.

Jadi, sebut Muhadjir sudah saatnya beproduksi dan kalau untung bisa digunakan sendiri.

Sebaliknya jika rugi tentu ditanggung sendiri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved