Pilkada Tanahlaut 2018
VIDEO: Paslon Pilkada Tala Laporkan Temuan 8.700 Pemilih Ganda di 659 TPS
Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut 1, Sukamta dan Abdirahman menemukan ada sekitar 8.740 pemilih berstatus
Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tim Pemenangan pasangan calon nomor urut 1, Sukamta dan Abdirahman menemukan ada sekitar 8.740 pemilih berstatus ganda dan diduga tidak valid.
Temuan itu setelah daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanahlaut ditelusuri tim pemenangan Sukamta dan Abdirahman.
Dalam jumpa pers di Sekretariat Pemenangan, Sukamta memgaku jika angka ganda tidak diperbaiki pihak KPU Kabupaten Tanahlaut akan berdampak.
"8.740 pemilih ganda itu dikhawatirkan berakibat penggelembungan suara," ujar Sukamta, Senin (4/6/2018).
Baca: Pengumuman Hasil UN SD 2018 Provinsi DKI Jakarta dan Kota Surabaya Klik di Sini
Baca: Jadwal Lengkap! Siaran Langsung (Live) Piala Dunia 2018 Rusia di Trans7, Trans TV dan Transvision
Menurut Sukamta, angka DPT sebanyak 8.740 pemilih tidak valid itu
hampir tersebar di semua tempat pemungutan suara (TPS) dengan jumlah bervariasi.
"DPT ini adalah produk yang dikeluarkan KPU Tanahlaut. Sebelumnya KPU melakukan pencocokan dan penelitian," ujar Sukamta.
Sementara, Ustadz Zainul Arifin, Ketua tim pemenangan pasangan calon nomor urut 2, Bambang Alamsyah dan Ahmad Nizar, mengaku melakukan penelusuran juga terhadap DPT.
"Cuma angka DPT yang diduga tidak valid itu belum disampaikan kepada saya. Memang ada temuan tim di lapangan soal DPT ganda tersebut," katanya.
Terpisah, anggota KPU Kabupaten Tanahlaut, Tri Widoyati mengakui sudah diberitahu tim pemenangan pasangan calon nomor urut satu, Noorifansyah terkait data DPT ganda.
"Saya akan cek temuan itu bersama tim dana kami. Saat ini tim data sedang berada di lapangan melakukan verifikasi persyaratan calon DPD," katanya.
Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Marsudi heran jika DPT yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten Tanahlaut mengalami data ganda.
"Kami belum menerima laporan terkait data DPT ganda ini. Kami ingin pelapor menyiapkan data penetapan DPT dengan data temuan DPT ganda," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)