Berita Tabalong
Hebat, BPP Bintang Ara Ciptakan Penyiram Tanaman Otamatis: Misscall Keluar Air!
Berawal dari persoalan tidak bisa harus setiap hari melakukan penyiraman tanaman budidaya secara manual, kini Balai Penyuluh
Penulis: Dony Usman | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Berawal dari persoalan tidak bisa harus setiap hari melakukan penyiraman tanaman budidaya secara manual, kini Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Bintang Ara, Kabupaten Tabalong, berhasil memiliki mesin penyiram otomatis.
Menariknya, penyiram otomatis ini adalah hasil inovasi dari BPP Bintang Ara sendiri dengan menggunakan handhpone sebagai alat untuk mengoperasionalkan mesin penyiram.
Bila handphone yang ada di mesin dimisscall, yakni dihubungi sampai terdengar dua kali nada panggil, maka air secara otomatis keluar dari alat penyemprot.
Durasi air yang menyiram tanaman pun bisa diatur, untuk yang saat ini ada di BPP Bintang Ara, sekali misscall air akan menyiram tanaman sekitar 1 menit.
Inovasi ini juga yang menjadi nilai tambah bagi BPP Bintang Ara sehingga bisa menjadi juara II BPP berprestasi di tingkat Provinsi Kalsel.
Alat penyiram tanaman otomatis dengan menggunakan handphone ini selain digunakan di BPP Bintang Ara, satu unit lagi juga telah terpasang di Balai Alsintan di Banjarbaru sejak sekitar 2 tahun lalu.
Kordinator BPP Bintang Ara, Hermansyah, kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (20/6/2018), mengatakan, ide ini muncul sekitar 2 tahun lalu ketika mereka mendapat persoalan tanaman budidaya di green house tak bisa rutin disiram setiap hari.
"Ini karena terkendala hari libur, sehingga tanaman yang dibudidayakan akhirnya tak tersiram selama dua hari, Sabtu dan Minggu," katanya.
Waktu itu, imbuhnya, untuk alat penyiram sudah mereka punyai namun hanya dengan sistem manual, sehingga apabila tidak ada petugas di kantor maka alat penyiram tak berfungsi.
Dari situlah penyuluh di BPP Bintang Ara yang saat ini jumlah ada enam orang berusaha untuk membuat alat penyiram bisa beroperasional secara otomatis atau dengan kendali jarak jauh.
"Karena supaya bisa dihidupkan dan dimatikan dari jarak jauh itulah, kita kemudian terpikir untuk menggunakan handphone sebagai kendali," ujarnya.
Handphone ini dimasukan ke dalam rangkaian mesin penyiram yang dirakit sendiri dan dibungkus bekas cassing stavolt.
Untuk mesin penyiram dibuat menggunakan komponen accu 12 V 10 ampere, rangkaian pemicu tegangan, relay AC, relay DC, traffo 5 ampere, dioda kotak 35 ampere, terminal listrik, jack listrik, kipas angin kecil DC, saklar on/off, kabel listrik, kabel rangkaian dan lampu kontrol.
Sedangkan untuk handphone yang menerima panggilan kendali, juga dimasukan ke dalam cassing mesin penyiram dan langsung diatur untuk bisa mengisi daya sendiri.
Dengan adanya battery accu jadi tidak perlu melakukan pengisian baterai handphone dalam jangka waktu yang cukup lama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penyemprot-air-otomatis_20180620_193915.jpg)