Berita Banjarmasin

Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat FK ULM Ajarkan Pembuatan Pupuk Kompos Pada Masyarakat

Kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan pembuatan kompos organik dan pembuatan bioaktivator serta melakukan penanaman tanaman hidroponik.

Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat FK ULM Ajarkan Pembuatan Pupuk Kompos Pada Masyarakat
HO/Prodi Kesehatan Masyarakat
Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM ajarkan pembuatan pupuk kompos di Desa Astambul, Kabupaten Banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Para dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Univeristas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin lakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM)
Peningkatan Life Skill Metode Hidrokura pada Masyarkaat Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar, Kamis (27/08/2018).

"Ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kegiatannya kami lakukan dengan mengajarkan kepada masyarakat tentang pembuatan pupuk kompos dari sampah organik. Hasil dari pupuk kompos ini, bisa untuk kegiatan pertanian masyarakat, selain itu juga bisa dijual lagi. Kami coba juga ajarkan masyarakat untuk membuat tanaman hidroponik. Sedangkan untuk sampah non organik, kami lakukan kegiatan swakelola. Kemarin itu ada lima kali kegiatan," tutur Ketua Tim PKM, Prof Dr Husaini, SKM, M.Kes, pada banjarmasinpost.co.id, Kamis (15/11/2018) malam.

"Kegiatan ini pada dasarnya dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pupuk kompos dan pengelolaan sampah," tambahnya.

Baca: MARCUS/KEVIN MAIN! Link Live Streaming Hong Kong Open 2018, Kamis (15/11/2018)

Baca: Live Streaming RCTI & Jadwal Timnas Thailand vs Indonesia di Piala AFF 2018, Beto Khawatir!

Sebanyak 10 orang tenaga pengajar turun langsung ke lingkungan masyarakat. Di antaranya yaitu Prof Dr Husaini, SKM, MKes, Laily Khairiyati,SKM, MPH, Rudi Fakhriadi, SKM, MKes (Epid), Lenie Marlinae, SKM, MKL, Fauzie Rahman, SKM, MPH, Dian Rosadi, SKM, MPH, Lia Angraini, SKM Idham Azhari, SKM, Nida Ulfah, SKM dan Anugrah Nur Rahmat, AmdKL

Saat itu dilakukan kegiatan penyuluhan pengelolaan sampah dengan metode hidrokura (hidroponik dan takakura) di Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat FK ULM mengajarkan pembuatan pupuk kompos kepada masyarakat di Desa Astambul, Kabupaten Banjar
Suasana saat dosen Prodi Kesehatan Masyarakat FK ULM mengajarkan pembuatan pupuk kompos kepada masyarakat di Desa Astambul, Kabupaten Banjar (HO/Prodi Kesehatan Masyarakat)

Kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan pembuatan kompos organik dan pembuatan bioaktivator serta melakukan penanaman tanaman hidroponik, Penyuluhan dan pembentukan pos swakelola sampah. Melakukan pemilihan kader pengelola hidrokura. Kader pengelola pos hidrokura berasal dari masyarakat setempat yang berada di Desa Astambul Kota dan Desa Kelampayan Ilir.

Baca: MARCUS/KEVIN MAIN! Link Live Streaming Hong Kong Open 2018, Kamis (15/11/2018)

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Hong Kong Open 2018, Kamis (15/11), Marcus/Kevin Siap

"Di sana juga dipilih kader untuk mengelola hidrokura tersebut. Kader dipilih bersama dengan masyarakat dan aparat desa setempat. Kader yang dililih yaitu yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat, dan mempunyai komitmen untuk melaksanakan tugas demi keberlanjutan program hidrokura. Di sana juga dibuatkan struktur organisasi," tuturnya. (Banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved