Berita Kalteng

Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Tertinggi se Kalimantan, ini Penjelasan Kepala BI

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Wuryanto, menyampaikan di tengah kondisi perekonomian global yang sedang tidak kondusif

Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Tertinggi se Kalimantan, ini Penjelasan Kepala BI
tribunkalteng.co/fathurahman
Pertemuan tahunan bank indonesia yang digelar di Ballroom Swsibellhotel Danum Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), Wuryanto, menyampaikan di tengah kondisi perekonomian global yang sedang tidak kondusif, secara umum perekonomian Kalteng tahun 2018 berada pada level yang cukup baik.

Bahkan sebut dia, pertumbuhan ekonomi Kalteng triwulan III 2018 meningkat sebesar 6,48 persen dari tahun ke tahun, dari 5,66 persen pada triwulan II 2018.

"Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari seluruh Provinsi di Kalimantan dan pertumbuhan nasional," ujarnya.

Membaiknya kondisi ekonomi tersebut juga tercermin dari peningkatan kinerja sektor perbankan pada tahun 2018.

"DPK tumbuh sebesar 6,89 persen year on year dan kredit tumbuh sebesar 22,56 persen, dengan NPL yang relatif rendah sebesar 1,18 persen," ujarnya.

Baca: Pengakuan Vicky Prasetyo, Banyak Cewek Mengejarnya, Tapi Takut Senasib Angel Lelga

Baca: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Unggul di Madura Atas Jokowi-Maruf Kata Survei Jelang Pilpres 2019

Baca: Putus dari Reino Barack, Reaksi Luna Maya Saat Dikatain Seperti Ini, Singgung Soal Kecantikan

Baca: KalselPedia : Daftar 7 Perusahaan Sekuritas di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Bisa Inves Saham

Lebih jauh dia menjelaskan, pangsa kredit di Kalimantan Tengah masih didominasi kredit investasi, dengan porsi sebesar 40,67 persen dari total kredit.

"Dari sisi sistem pembayaran, Kalteng memiliki tujuh kas titipan yang ada di kabupaten di Kalteng," ujarnya saat pertemuan tahunan BI tahun 2018, Selasa (18/12/2018) di Palangkaraya.

Tujuh kas titipan tersebut berada di Sampit, Pangkalanbun, Muara Teweh, Buntok, Nanga Bulik, Purukcahu, dan Kuala Kapuas.

"Dengan titipan dan kantor BI di Palangkaraya, tercatat total perputaran uang di Kalteng mengalami peningkatan, tahun 2018," ujarnya.

Dijelaskannya, hingga Bulan November 2018 tercatat total perputaran uang di Kalimantan Tengah, sebesar Rp15,12 triliun atau meningkat sebesar Rp 13,25 persen dibandingkan dengan tahun 2017 yang lalu.

Sementara itu, Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, mengatakan perekonomian Kalteng membaik se Kalteng, karena Kalteng produksi unggulannya masih dari sektor sumber daya alam, seperti sawit dan tambang maupun hasil hutan yang masih berupa barang mentah.

"Ini yang harus kita sikapi, agar hasil bumi yang dikirim keluar bukan hanya bahan mentah tetapi akan lebih baik lagi jika yang diproduksi adalah bahan jadi bukan bahan mentah, sehingga makin banyak yang didapatkan Kalteng dari investasi tersebut, sebagai daerah penghasil," ujarnya.

www. banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved