Berita Banjarbaru

Soal Biometrik Bagi Calon Jemaah Haji, Keimigrasian Kalsel Belum Bisa Pastikan Penerapannya

Seperti diketahui , untuk Kalimantan Selatan dilaksanakan di Kantor Pos Teluk Tiram yaitu dilakukan oleh Kantor Visa Fasilitation Services VFS Tasheel

Soal Biometrik Bagi Calon Jemaah Haji, Keimigrasian Kalsel Belum Bisa Pastikan Penerapannya
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Berkas paspor haji mulai menumpuk, jajaran Kantor Imigrasi Banjarmasin membahas persiapan pelayanan Paspor Haji 2019. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengenai proses biometrik bagi calon jemaah haji sebagai syarat untuk mendapatkan visa Haji, pihak keimigrasian Kalimantan Selatan belum dapat memastikan apakah kewajiban itu akan diterapkan seperti halnya bagi Calon Jemaah Umrah.

Seperti diketahui , untuk Kalimantan Selatan dilaksanakan di Kantor Pos Teluk Tiram yaitu dilakukan oleh Kantor Visa Fasilitation Services VFS Tasheel.

"Yang jelas pada tahun 2018 yang lalu, pengambilan biometrik bagi calon jemaah haji embarkasi Bandara Syamsudin Noor dilakukan di asrama haji sebelum calon jemaah berangkat sehingga cara seperti ini mengurangi beban antrian calon jemaah di Bandara Kedatangan di Arab Saudi karena tahapan biometrik sudah dilakukan di Indonesia/Banjarmasin" ucap Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan, Dodi Karnida kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/1).

Baca: H Isam Berangkat Umrah Februari Ini, Selasa Pagi Bersama Keluarga Jalani Proses Biometrik

Baca: Korban Kecelakaan Maut di Sultan Adam Ternyata Mahasiswa Uniska, Karyawan Grapari Telkomsel

Beberapa waktu lalu, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengusulkan pemeriksaan biometrik dilakukan ketika calon jemaah sesaat sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Usulan ini sudah disampaikan Pemerintah Indonesia kepada Arab Saudi. Lukman mengatakan, Saudi tengah mempertimbangkan usulan ini.

Pemerintah Arab Saudi sedang mempertimbangkan karena ini memang sebenarnya Indonesia dijadikan percontohan, uji coba pertama untuk penerapan seperti ini. Belum berlaku di negara-negara lain. Indonesia yang pertama. Semacam uji coba.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved