Haul Guru Sekumpul

Dapur Umum Terbesar Haul Guru Sekumpul di Gang Taufik Potong Sapi Sebanyak ini

Juru masak dan relawan di dapur umum di Gang Taufik (Dapur Faufik), siang ini mulai sibuk untuk persiapan memasak.

Dapur Umum Terbesar Haul Guru Sekumpul di Gang Taufik Potong Sapi Sebanyak ini
banjarmasinpost.co.id/roy
Ahmad Saleh mengecek panci raksasa yang digunakan untuk menanak beras untuk jemaah haul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Juru masak dan relawan di dapur umum di Gang Taufik (Dapur Faufik), siang ini mulai sibuk untuk persiapan memasak.

Dapur Taufik merupakan dapur unum terbesar pada haul ke-14 Abah Guru Sekumpul.

Dapur ini terletak tak terlalu jauh dari Kompleks Sekumpul.

Cukup banyak sapi yang akan dipotong dan dimasak.

"Jumlahnya 35 ekor sapi. Sepuluh ekor di antaranya sudah dipotong pagi tadi dan sisanya akan dipotong siang ini," sebut Rusdian, pengawas Dapur Taufik, Sabtu (09/03/3019).

Kegiatan memasak perdana, jelasnya, dimulai siang ini sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca: Bukan Faisal Nasimuddin, Luna Maya Justru Terpesona dengan Pria Ini, Padahal Sudah Direstui Mertua

Baca: Asal Usul Pembalut Wanita, Awalnya untuk Prajurit di Medan Perang

Baca: Reaksi Aisyahrani Saat Ditanya Nikita Mirzani Pernah Dilabrak dan Diblokir Syahrini Reino Barack

Baca: Gempita Ungkap Kekecewaan Pada Gading Marten dan Gisella Anastasia, Karena Tak Bisa Wujudkan Ini

Juru masak dari relawan internal karena menu yang dimasak menu biasa yakni nasi putih dengan lauk daging sapi.

"Masakannya dibungkus dan akan kami siapkan untuk jemaah yang mengikuti acara haul malam ini," jelasnya didampingi dua relawan, Ahmad Saleh dan H Faturahman.

Kegiatan memasak berikutnya, beber Rusdian, dilanjutkan besok pagi untuk menyediakan makanan jemaah haul pada Minggu (19/03/2019) malam.

Pantauan di lokasi, relawan telah standby. Semua perlengkapan juga siap seperti 20 unit panci raksasa volume 7-12 blek beras.

Dapur Taufik menyiapkan 600 blek beras untuk jemaah haul atau sekitar 1.200 bungkus.

Menu masakan pada hari kedua yakni nasi samin (gurih).

"Kalau pada kegiatan memasak kedua besok pagi, juru masaknya khusus dari Keraton sekitar 200 orang," jelas Rusdian.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved