Serambi Mekkah

Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Gelar Workshop Security Assesment

Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menggelar Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3).

Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar Gelar Workshop Security Assesment
HO/Dinas Kominfo Banjar
Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menggelar Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURADinas Kominfo, Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar menggelar Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi.

Acara tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah didampingi Kepala Dinas Kominfo,Statistik dan Persandian Kab.Banjar, HM Farid Soufian, Sekretaris Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, Heru Pitaya, Inixindo Jogjakarta, Arindra Saktiawan dan seluruh peserta workshop.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Nasrun Syah mengatakan, senang bisa berkumpul dalam rangka menghadiri acara Workshop Scurity Assesment ini. Dirinya merasa bangga diundang untuk membuka karena berada di zaman IT, kemarin terakhir itu dari Facebook yang diundang karena melalui BKPM kemudian diskusi minta petunjuk tidak lagi harus ke Jakarta.

“Seluruh Sekda dan seluruh dinas harus menguasai IT, cukup melalui grup sendiri jadi ada grup tapi bukan WhatsApp, jadi ada password sendiri jadi masuk di dalam itu ada tiga ribu orang,” katanya.

Sekda Banjar Nasrun Syah menyampaikan sambutan di Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi.
Sekda Banjar Nasrun Syah menyampaikan sambutan di Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi. (HO/Dinas Kominfo Banjar)

Lanjut Nasrun Syah, bayangkan jadi kalau meminta petunjuk dibaca oleh tiga ribu orang dan semuanya bisa menshare atau misalnya mau bicara ada seminar, mengundang kemudian berseminar hanya melalui Android saja. Begitu majunya teknologi dan itu yang BKPM itu tidak bisa dimasuki orang lain.

Oleh karena itu, pentingnya juga di masing-masing SKPD sekarang sudah ada grup seperti itu semuanya memudahkan, kemudian memantau yang ada di CBS ada orang melakukan sesuatu maka tinggal memerintahkan ke Satpol PP dan melakukan tindakan eksekusi. Inilah luar biasa semuanya itu serba cepat melalui teknologi.

Tetapi teknologi yang tinggi ini sekarang juga banyak gangguan disamping yang sekarang ini bisa masuk kemudian bisa juga diganggu oleh hacker-hacker diganggu dan kemudian itu bisa mengganggu pelaksanaan. Oleh karena itu digelar tentang security assessment harus ada faktor keamanannya, mengamankan supaya tidak diganggu orang lain.

“Sebaiknya yang diundang brigade informasi dilatih supaya data bisa aman. Terimakasih selamat mengikuti workshop dengan harapan masuk dunia IT dengan baik,” tambahnya.

Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Farid Soufian mengatakan, Workshop ini diikuti semua SKPD dengan meningkatkan kemampuan dibidang IT sehingga kedepannya sebagai leader di instansinya masing-masing untuk mengamankan keamanan informasi di tempatnya.

Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Banjar menggelar Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi.
Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Banjar menggelar Workshop Scurity Assesment, di Aula Bapedalitbang Kabupaten Banjar, Selasa (26/3/2019) pagi. (HO/Dinas Kominfo Banjar)

Secara minimal mereka mengawal informasi di tempat SKPD. Apakah bisa dihacker atau tidak kemudian kelemahannya apa saja, mereka bisa melakukan assesment sendiri maka akan dilakukan pelatihan diuji coba web-web mana sistem informasi mana saja yang bisa dibobol.

"Tapi bukan mengajari jadi hacker, tetapi bagaimana rentannya sistem itu bisa dilakukan peretasan, sehingga membahayakan data-data yang disimpan," ucapnya.

Jadi setiap waktu melakukan assesment melakukan pengujian sampai jauh mana data yang disimpan aman, jadi akan melakukan keamanan informasi semoga kedepan akan lebih bagus. (*/AOL)

Penulis:
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved