Pengakuan Ustadz Abdul Somad Pernah Ambil Uang Haram Saat Ceramah Peringatan Isra Mi'raj

Ini pengakuan Ustadz Abdul Somad pernah mengambil uang haram saat ceramah peringatan Isra Mi'raj 2019, Senin (1/4/2019).

Editor: Murhan
capture/youtube
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini pengakuan Ustadz Abdul Somad pernah mengambil uang haram saat ceramah peringatan Isra Mi'raj 2019, Senin (1/4/2019).

Iya, Ustadz Abdul Somad ternyata pernah mengambil uang haram. Hal itu diceritakan dalam tablig akbar peringatan Isra' Miraj 1440 H yang disiarkan langsung dari lapangan Eka Suka, Medan Johor, Kota Medan.

Dalam ceramahnya, Ustadz Abdul Somad menceritakan bagaimana dia bisa mengambil uang haram itu.

Tabligh akbar Senin ini mengambil tema "Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW kita jadikan sebagai momentum perubahan ke arah yang lebih baik."

Baca: Isra Miraj 2019, Inilah Doa-doa dan Amalan Cocok Dibaca Malam Isra Mi’raj 27 Rajab 1440 Hijriyah

Baca: Deretan 26 Kata Mutiara Terbaik Selamat Isra Miraj 2019, Ucapan Isra Mi’raj Inggris & Indonesia

Baca: Kabar Bahagia Ustadz Arifin Ilham, Istri Ketiga Melahirkan, Alvin Faiz Pamer Foto si Anak Ke-8

Baca: Kekecewaan Vanessa Angel Soal Tarif Kencan dalam Kasus Prostitusi Artis Terungkap, Ini Faktanya

Baca: Hikmah Peristiwa Isra Miraj 2019 atau 27 Rajab, 3 April 2019, Nabi Muhammad Terima Perintah Shalat

Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Isra Miraj 27 Rajab Untuk Facebook Twitter Instagram & Whatsapp

Ditayangkan di akun Facebook Ustadz Abdul Somad secara Live, Senin.

Dalam perjalanan Isra Miraj ke langit Nabi dikisahkan melihat pemandangan seseorang yang perutnya besar sekali.

"Dikisahkan nabi melihat ada perut manusia yang besar sekali, dijawab malaikat itu orang yang makan haram," kata UAS.

"Yang makan haram makan haram berhentilah."

"Di kantor lurah, ada yang kasi duit ngurus tanah, haram!"

"Yang kerja di tempat pembuatan SIM, pas mau tes, tidak lulus, tapi ada jalur kalau mau cepat, diterima, haa..raam!"

"Apalagi April ini beredar yang haram, minyak haram, sembako haram, beras haram."

"Saya terus terang sampai sekarang belum dapat. Kalau dapat lihatlah ceramah saya nanti, gimana supaya hidup kita ini tenang, dengan banyak-banyak istigfar ya. rumah kita diambil orang tenang, laki dilarikan pelakor tenang. itu bukan ceramah itu pembodohan."

"Saya ingin menjelaskan sampai masanya kita harus tegas katakan tidak. kalau halal katakan halal, kalau haram katakan haram. mau dua juta seratus juta tetap haram."

UAS mengatakan akibatnya memberi makan keluarga dari uang haram seperti uang suap atau pungli itu tidak main-main, salah satu sumber kekacauan dalam kehidupan.

"Duit haram dibawa pulang ke rumah dibelikan beras, dimasak jadi nasi, disuap ke mulut baca doa, sepring nasi jadi setetes darah, berubah menjadi daging urat kulit sumsum, setiap yang tumbuh dari yang haram tempatnya neraka jahanam." tandas UAS.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved