Syaban 2019
Do'a dan Bacaan Niat Puasa Nisfu Sya'ban 2019/1440 H
Do'a dan bacaan niat puasa nisfu sya'ban 2019/1440 H. Puasa Nisfu Sya'ban jatuh pada pertengahan bulan ke-8 Hijriyah.
Penulis: Noor Masrida | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Do'a dan bacaan niat puasa nisfu sya'ban 2019/1440 H. Puasa Nisfu Sya'ban jatuh pada pertengahan bulan ke-8 Hijriyah.
Puasa Nisfu Sya'ban 2019/1440 H dapat dilaksanakan pada tanggal 21 April mendatang.
Puasa di Nisfu Sya'ban ini, walaupun sunah, namun biasanya sering diamalkan umat Islam karena di malam Nisfu Sya’ban memiliki banyak keistimewaan.
Di antaranya adalah Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, kecuali orang yang menyekutukan Allah dan yang bertengkar namun saat malam Nisfu Sya’ban belum juga berdamai.
Baca: Pendapat Ustadz Abdul Somad Soal Serangan Fajar Jelang Pemilu 2019 dan Pilpres 2019
Baca: Permintaan Maaf Billy Syahputra pada Kriss Hatta Setelah Putus dari Hilda Vitria, Apakah Serius?
Menurut Ustad Abdul Somad dalam video ceramahnya seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id dari Tribun Kaltim, hadits tentang puasa di siang hari saat Nisfu Sya'ban adalah daif atau lemah, tetapi boleh saja kita lakukan jika ingin berpuasa.
“Kalau mau, silakan saja, apalagi jika untuk kebaikan bersama, tetapi hadisnya lemah. Hadis puasa di bulan Sya'ban yang kuat adalah berpuasa di bulan-bulan haram atau mulia, yaitu Zulhijjah, Zulkaidah, Rajab dan Sya'ban dan Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya di malam Nisfu. Jadi, ini hadisnya umum bulannya, tak khusus dijelaskan harus di saat Nisfu Sya'ban, tetapi di bulan-bulan haram,” jelasnya.
Kemudian amalan di malam Nisfu Sya'ban, apakah ada salat sunah Nisfu Sya'ban?
Katanya tak ada.
Di malam itu, kita dianjurkan untuk melakukan amalan sunah apa saja. “Mau salat sunah, silakan. Salat sunahnya apa saja, terserah,” bebernya.
Berikut niat puasa sunnah di bulan Sya'ban:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘ala
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Sya‘ban esok hari karena Allah SWT.”
Bagi yang lupa melafalkan niat sebelum fajar, diperbolehkan melafalkan niat saat pagi atau siang hari.
Dalam puasa sunnah, niat boleh dilakukan siang hari selagi belum makan, minum, dan melakukan hal yang bisa membatalkan puasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bulan-syaban-1439-h-nuorid_20180417_162116.jpg)