Berita Banjarmasin

Semalam di Rumah, Sanah Diboyong Lagi ke RSUD Ulin oleh Relawan ini

Kemalangan nasib yang dialami Sanah (46), pengidap kanker payudara (kiri), kian memantik empati berbagai pihak.

Semalam di Rumah, Sanah Diboyong Lagi ke RSUD Ulin oleh Relawan ini
FKMKB UNTUK BPOST GROUP
Petugas medis RSU Ulin menurunkan Sanah dari mobil relawan, Jumat (03/05/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kemalangan nasib yang dialami Sanah (46), pengidap kanker payudara (kiri), kian memantik empati berbagai pihak.

Terutama dari kalangan relawan kemanusiaan.

Begitu mendengar kabar warga Desa Simpangwarga, Kecamatan Aluhaluhbesar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, tersebut kembali pulang lantaran tak ada rekomendasi rawat inap di RSU Ulin Banjarmasin, beberapa relawan langsung turun tangan.

Jumat (03/05/2019) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, mereka meluncur ke Simpangwarga.

Ada tiga orang relawan yang bergerak ke kampung berjarak tempuh sekitar satu jam tersebut dari Kota Banjarmasin.

Satu orang dari Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (Nurul Habibah) dan dua orang dari Cancer Information Support Center atau CISC Banjarmasin (Eka Yulianda Sari dan rekannya).

Baca: Bukan Ibu Tiri, Baby Shima Disebut Sule Ibu Sambung Rizky Febian, Bagaimana Nasib Naomi Zaskia?

Baca: SBY Ungkap Kondisi Terkini Ani Yudhoyono ke Istri Gus Dur, Mahfud MD, Dahlan Iskan, Pesan Ayah AHY

Baca: 7 Tips Untuk Penderita Asam Lambung atau Maag Saat Puasa Ramadhan 2019/1440 H

Baca: Kenali 2 Sosialita Teman Maia Estianty & Irwan Mussry, Profil Bianca Alinda dan Gaby Bakrie

Baca: Sikap Tak Terduga Reino Barack ke Mertua Saat Ziarah Ditemani Syahrini, Ada Tangis di Ramadhan 2019

Mereka bergerak ke Desa Simpangwarga menggunakan mobil pribadi milik anggota CISC.

"Kami berempat ke sana, satunya lagi sopir," tutur Nurul via telepon.

Begitu tiba di kediaman Sanah di lingkungan RT 03 Desa Simpangwarga, Eka dan Habibah langsung mengutarakan niatnya untuk membantu mengevakuasi penderita kanker tersebut ke RSU Ulin.

Pasalnya, menurut mereka, Sanah perlu mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai, bukan cuma diberi obat.

Halaman
123
Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved