Berita Banjarmasin

Serapan Anggaran Belanja Pemko Banjarmasin Dianggap Rendah, Proses Lelang Berpengaruh

Hingga memasuki bulan Mei 2019, serapan anggaran untuk Pemko Banjarmasin masih dianggap rendah.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hingga memasuki bulan Mei 2019, serapan anggaran untuk Pemko Banjarmasin masih dianggap rendah.

Pasalnya dari persentase normal serapan anggaran selama satu semester yang mencapai 40 hingga 50 persen, sejauh ini,s erapan anggaran tersebut yakni baru 23,31 persen, khususnya dari sisi anggaran belanja.

Dimana pagu anggarannya mencapai Rp 1,9 triliun.

“Sebenarnya untuk 23,31 persen dari sisi belanja itu memang angka terendah, karena sudah memasuki bulan Mei. Sedangkan untuk segi pendapatan sudah standar saja,” jelas Kepala Bidang Akuntansi Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Hidayah Fitriani.

Kendala yang dihadapi ujar Dayah ialah Pemko Banjarmasin saat ini masih dalam proses pembuatan APBD Murni.

Selain itu ada beberapa SKPD yang dalam proses perubahan dan pelaksanaan kegiatan namun saat di APBD Murni belum diakomodir.

Baca: Sehari Jelang Penutupan Pendaftaran SBMPTN 2019, Update Jumlah Peserta & Unair Buka Kans

Baca: Vokalis Pink Floyd David Gilmour Raup Rp 297 Miliar Setelah Jual 126 Gitarnya

Baca: Jessica Iskandar & Richard Kyle Dapat Peringatan Keras dari Sosok Ini, Ivan Gunawan Beri Teguran

Baca: Bukan Nagita Slavina Cinta Pertama Raffi Ahmad, Billy Syahputra Singgung Ayu Ting Ting

Adanya regulasi baru pada tahun 2019 yang harus dilaksanakan ujar Dayah juga berpengaruh dalam serapan anggaran tersebut.

Akan tetapi jelasnya, biasanya serapan akan dikejar dan kembali normal yang setiap tahunnya pada APBD Murni bisa mencapai 80 sampai 90 persen.

Mengenai lelang pun ujar Dayah sangat berpengaruh pada serapan angagran tersebut.

Pasalnya tidak semua lelang bisa bisa lancar.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved