Berita Regional

2 WNA Nepal Selundupkan Sabu Senilai Rp 1 ke Bali oleh, Kelabui Petugas Gunakan Metode Ini

Penangkapan tersangka Ngirman dilakukan pada tanggal 25 Mei 2019 lalu oleh petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai.

2 WNA Nepal Selundupkan Sabu Senilai Rp 1 ke Bali oleh, Kelabui Petugas Gunakan Metode Ini
(Tribun Bali Zaenal Nur Arifin)
Kedua tersangka WNA Nepal yang berupaya selundupkan sabu-sabu diperlihatkan saat press conference di Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Denpasar, Bali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MANGUPURA – Bea Cukai Ngurah dan Satresnarkoba Polres Denpasar berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Dilansir Tribunbali.com, petugas mengamankan dua orang pria WNA asal Nepal yakni Ngirman Gurung (34) dan Jay Kumar Tamang (28) Nepal karena berupaya penyelundupan narkotika yang dilakukan keduanya.

Penindakan terhadap tersangka Ngirman dilakukan pada tanggal 25 Mei 2019 lalu oleh petugas Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Sedangkan tersangka Jay Kumar diamankan pada tanggal 26 Mei 2019 setelah dilakukan pengembangan oleh tim gabungan unit 2 Sat Resnarkoba Denpasar bersama Bea Cukai Ngurah Rai.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Himawan Indarjono saat press conference, Selasa (2/7/2019) didampingi Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Ruddi Setiawan dan stakeholder Bandara lainnya.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Sutikno, memaparkan Ngirman tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Air Asia FD 398 rute Bangkok-Denpasar sekira pukul 01.15 dini hari Wita tanggal 25 Mei 2019.

Baca: Fakta-fakta Wanita Pembawa Anjing di Dalam Masjid Viral di Medsos, Marah, Pukul & Diamankan Polisi

Baca: Musnahkan 2,8 Kg Sabu, Ditnarkoba Polda Selamatkan 56 Ribu Orang dari Bahaya Narkoba

Baca: Aksi Penyamaran Anggota Satresnarkoba Polres HSU Ungkap Peredaran Sabu di Amuntai Tengah

Setelah melewati pemeriksaan X-Ray, petugas Bea Cukai kemudian melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan milik yang bersangkutan. 

Petugas kemudian melanjutkan dengan pemeriksaan badan dan rontgen di rumah sakit.

Berdasarkan hasil rontgen, terdapat indikasi adanya benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan Ngirman. 

Setelah dilakukan upaya pengeluaran, kedapatan bahwa benda mencurigakan di dalam saluran pencernaan yang bersangkutan adalah sediaan narkotika yang dikemas dalam 63 bungkusan plastik berisi bubuk putih narkotika jenis methamphetamine atau sabu dengan berat total 506,53 gram netto.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved