Berita Kalteng

Pengusaha Tambang Siap Taati Aturan Program CSR dari Pemprov Kalteng, Ini Ancaman Sanksinya

Pembuatan Blue Print untuk mengawal program CSR terhadap perusahaan pertambangan yang ada di Kalimantan Tengah disikapi positif pengusaha tambang.

Pengusaha Tambang Siap Taati Aturan Program CSR dari Pemprov Kalteng, Ini Ancaman Sanksinya
tribunkalteng.com/faturahman
Launching Pembuatan blue print CSR perusahaan tambang di Kalimantan Tengah di Palangkaraya. (faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pembuatan Blue Print untuk mengawal program Coorporate Social Responsecibility (CSR) terhadap perusahaan pertambangan yang ada di Kalimantan Tengah disikapi positif oleh perusahaan pertambangan yang ada di Bumi Tambun Bungai.

Salah satunya adalah PT Asmin Bara Berunang yang berinvestasi di Kalimantan Tengah, menyambut baik pembuatan blue print yang digagas oleh Pemprov Kalteng tersebut, sehingga program CSR untuk masyarakat bisa lebih spesifik lagi dan lebih terprogram dengan baik.

Pengelola CSR Asmin Bara Berunang, atau Departemen Head PT Asmin Bara Berunang, Wiwin Suhartanto, mengatakan, perushaan mereka selama ini sudah menjalankan program CSR tersebut dengan baik sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar tambang.

"Selama ini perusahaan kami sudah melaksanakan program CSR tersebut dengan baik, dan itu dirasakan sendiri oleh masyarakat sekitar perusahaan tambang, tetapi tentunya akan lebih baik lagi jika ada blue print yang disepakati bersama dengan Pemprov Kalteng, kami taat aturan," ujarnya.

Baca: Tak Keluarkan CSR, Izin Produksi Perusahaan Tambang akan Dihentikan, Kalteng Launching Blue Print

Baca: Kisah dan Gaya Hidup Jokowi Dikupas 14 Halaman di Majalah Terkenal di Arab Saudi, Ini Alasannya

Izin Terancam Dicabut

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai tegas dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap pengusaha pertambangan yang beroperasi di Bumi Tambun Bungai yang enggan mengeluarkan dana corporate Social Responsibility (CSR).

Ketegasan tersebut dituangkan dalam pembuatan blue print (cetak biru) yakni kerangka kerja terperinci sebagai landasan dalam pembuatan kebijakan yang meliputi penetapan tujuan dan sasaran, penyusunan strategi, pelaksanaan program dan fokus kegiatan serta langkah-langkah atau implementasi yang harus dilaksanakan.

Pembuatan Blue Print tersebut, sebagai upaya agar perusahaan tambang yang beroperasi di Kalteng wajib memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar tambang dalam berbagai program yang mensejahterakan masyarakat sekitar lokasi tambang, karena merupakan kewajiban pihak perusahaan.

Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri, Kamis (4/7/2019) mengatakan, pembuatan blue print tersebut sebagai upaya melindungi masyarakat sekitar lokasi perusahaan tambang agar tetap diperhatikan oleh perusahaan, dan tidak termarjinalkan dengan adanya investor tambang di Kalteng.

Baca: Obyek Wisata Patung Ikan Jelawat di Bantaran Sungai Metaya Sampit Selalu Ramai Wisatawan

Baca: Puluhan Juta Uang Milik Pedagang Palangkaraya Ini Dicuri di Warung Saat Tidut, Kaget Ada SMS Banking

"Kita buat blue print tersebut, agar perusahaan pertambangan yang ada di Kalteng tidak bisa lagi lalai dalam menjalankan kewajibannya dalam membantu masyarakat yang ada di sekitar kawasan tambang, sehingga masyarakat tidak jadi terpinggir dengan masuknya perusahaan tambang di Kalteng," ujar Fahrizal.

Dia menegaskan dengan adanya blue print tersebut maka ada panduan bagi perusahaan dalam menjalankan CSR untuk warga."Jika ada perusahaan tambang yang tidak melaksanakan CSR maka izin produksi tambang bisa dicabut, apalagi saat ini sudah ada blue print sebagai panduan program CSR tersebut," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kalteng, HM Asera menyambut baik adanya pembuatan blue print tersebut,karena selama ini dia memantau masih ada perusahaan yang tidak menjalankan CSR, padahal itu diwajibkan kepada perusahaan yang berinvestasi di Kalteng."Jangan adalagi perusahaan yang membandel tidak melaksanakan kewajibannya,"

(banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved