Berita Regional

Wanita Pemilik Akun Aida Konveksi yang Posting Foto "Jokowi Mumi" di FB Ditahan di Polres Blitar

Pemilik akun Facebook Aida Konveksi yang diduga menyebar konten menghina Presiden RI Joko Widodo, akhirnya ditahan Satreskrim Polres Blitar.

Wanita Pemilik Akun Aida Konveksi yang Posting Foto
SURYA/SAMSUL HADI
Ida Fitri (berjilbab di belakang penyidik) saat keluar dari ruang pemeriksaan untuk di bawa ke sel tahanan wanita di Polsek Sukorejo, Rabu (17/7/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Usai menjalani pemeriksaan selama 4 jam, Ida Fitri (44), pemilik akun Facebook Aida Konveksi yang diduga menyebar konten menghina Presiden RI Joko Widodo, akhirnya ditahan Satreskrim Polres Blitar Kota, Rabu (17/7/2019).

Dilansir dari Surya.co.id, Satreskrim Polres Blitar Kota akhirnya menahan Ida Fitri (44), pemilik akun Facebook Aida Konveksi yang diduga menyebar konten menghina Presiden RI Joko Widodo, Rabu (17/7/2019).

Ida Fitri (44), pemilik akun Facebook Aida Konveksi yang diduga menyebar konten menghina Presiden RI Joko Widodo, akhirnya ditahan Satreskrim Polres Blitar Kota, Rabu (17/7/2019).

Sebelum dijebloskan ke penjara, Ida warga asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, terlebih dahulu diperiksa penyidik Polres Blitar selama empat jam sebagai tersangka dalam kasus itu.

Baca: TGPF Sebut 6 Kasus High Profile Berpotensi Balas Dendam, KPK: Fokus Saja Temukan Pelaku

Ida datang ke Polres Blitar Kota sekitar pukul 12.30 WIB didampingi pengacaranya, Oyik Rudi Hidayat. Dan menjalani pemeriksaan hingga pukul 16.30 WIB.

Usai diperiksa, polisi langsung menjebloskan ibu dengan dua orang anak itu ke penjara dan membawanya ke Polsek Sukorejo untuk menitipkan Ida di sel tahanan wanita di Polsek Sukorejo.

Oyik mengatakan, kliennya saat ini dalam kondisi sehat. Kliennya sempat menjawab 42 pertanyaan dari penyidik dalam pemeriksaan kali ini.

"Kami mengikuti proses yang dilakukan penyidik. Penyidik memang bisa melakukan penahanan karena ancaman hukumannya 6 tahun penjara. Itu hak penyidik," kata Oyik Rudi Hidayat, pengacara Ida Fitri.

Saat disinggung apakah akan mengajukan penangguhan penahanan, Oyik menjawab akan berkoordinasi dulu dengan kliennya.

"Tentunya kami akan melakukan upaya-upaya itu, termasuk mengajukan penangguhan penahanan. Tapi kami akan koordinasi dulu dengan yang bersangkutan," ujarnya.

Baca: Sempat Ngotot Minta 10 Kursi Menteri ke Jokowi, PKB Soal Jatah Menteri : Kalau Berkurang Itu Celaka

Kasat Reskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, polisi menahan Ida Fitri untuk 20 hari ke depan.

Menurutnya, syarat formal penyidik untuk menahan Ida Fitri sudah terpenuhi. Dalam kasus itu, penyidik menjerat Ida Fitri dengan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

"Syarat formal untuk melakukan penahanan sudah terpenuhi, ancaman hukumannya 6 tahun penjara. Kami melakukan penahanan terhadap tersangka untuk 20 hari ke depan," kata Heri.

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved