Berita Banjarbaru

Wali Kota Akan Koordinasi dengan Bagian Hukum Terkait Kasus KONI Banjarbaru

Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru.

Wali Kota Akan Koordinasi dengan Bagian Hukum Terkait Kasus KONI Banjarbaru
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Kejaksaan Negeri Banjarbaru saat hari HBA 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru menelisik kasus dugaan korupsi di dalam internal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Banjarbaru.

Kasus yang ditelisik yakni dana hibah KONI Banjarbaru yang diterima dari Pemerintah Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2018.

Kasusnya telah dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan oleh Kejari Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan secara langsung dirinya belum mengetahui terkait dengan naiknya status kasus dana hibah dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Nanti kita akan minta keterangan dari bagian hukum yang lebih memahami terkait dengan kasus itu," kata Wali Kota Banjarbaru, Senin, (22/7).

Baca: Isi Tas Aurel Jadi Sorotan, Putri Anang Hermansyah Bawa Barang Tak Biasa, Bandingkan dengan Ashanty

Baca: 20 Bulan Menikah Sudah Cerai, Song Joong Ki & Song Hye Kyo Lagi Sibuk Urus Soal Harta Gana-gininya

Baca: Hubungan Sebenarnya Barbie Kumalasari dan Pengacara Galih Ginanjar Pasca Tepergok Pegangan Tangan

Baca: Istiqfar Fairuz A Rafiq Saat Tangisnya Kala Laporkan Galih Diolok-olok Pablo Benua & Rey Utami

Meski begitu dirinya memang mengetahui bawah ada panggilan pengurus cabor KONI Banjarbaru oleh Kejaksaan Banjarbaru terkait dengan dana hibah.

"Saat penyelidikan memang kita ada pemberitauannya. Namun untuk perkembangan status kasus memang belum mengetahui. Nanti kita akan mencari informasi dulu," katanya.

Saat puncak Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-59, Senin (22/7) di Kantor Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banjarbaru, Silvia Desty Rosalina mengatakan hal itu.

"Untuk kasus dugaan penyelewengan dana hibah oleh KONI Banjarbaru, kasusnya kita naikkan tahapnya dari proses penyelidikan menjadi penyidikan," tegas Silvia Desty Rosalina.

Tahap penyelidikan sudah dilakukan pihak Kejaksaan Negeri Banjarbaru melalui seksi bidang pidana khusus (Pidsus) sekitar dua pekan lalu atau 14 hari.

Halaman
12
Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved