Piala Indonesia

Komentar PSSI Sikapi Ditundanya Laga PSM Makassar vs Persija Leg 2 Final Piala Indonesia

Komentar PSSI Sikapi Ditundanya Laga PSM Makassar vs Persija Leg 2 Final Piala Indonesia

Tayang:
Penulis: Rahmadhani | Editor: Rendy Nicko
INSTAGRAM.COM/PERSIJAJKT
Pemain PSM Makassar mencoba menghalau tendangan pemain Persija Jakarta, Bruno Matos di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/7/2019). 

Sebelumnya, hingga Minggu (28/7/2019) dini hari, belum ada kepastian akan pertandingan leg kedua final Piala Indonesia 2018 antara PSM vs Persija.

Sesuai jadwal pertandingan final leg kedua ini akan dilangsungkan di Stadion Mattoanging, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/7/2019) pukul 16.30 WIta/15.30 WIB.

Namun, sehari jelang laga, wacana untuk memainkan laga di tempat netral bergulir.

Hal ini dipicu pelemparan bus pemain Persija Jakarta saat menuju Stadion Mattoanging untuk latihan Sabtu (27/7/2019) sore.

Lantas Manajer Persija Jakarta, Ardhi Djahjoko melaporkan hal tersebut kepada pihak PSSI.

Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda

Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya

Baca: Kronologi Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda, Ratu Tisha Ungkap Alasannya

Laporan tersebut diajukan dalam memindahkan laga beserta venue, dilaksanakan di tempat netral.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim mengatakan, sampai Minggu (28/7/2019) subuh, PSSI belum memutuskan permintaan manajer Persija.

"Sampai sekarang (pukul 03.00 WITa) belum belum ada keputusan resmi, apakah ditunda atau lanjut. Tadi meeting dihadiri kapolrestabes, pak walikota, pihak Persija, PSM, PSSI dan perwakilam suporter," ucap Sulaiman Abdul Karim dikutip BPost Online dari Tribun Timur.

Sementara CEO PSM Munafri Arifuddin, bahkan menjamin keamanan untuk tim tamu Persija Jakarta dan The Jak Mania jika tetap akan digelar har ini.

Dikutip dari BolaSport.com, pria yang akrab disapa Appi itu telah meminta dikerahkan 2.000 personel keamanan untuk laga PSM Makassar vs Persija Jakarta.

Appi kecewa dengan adanya oknum yang melakukan pelemparan batu kepada bus pemain Persija Jakarta seusai official training di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (27/7/2019).

Ia berharap kejadian itu tidak akan terulang lagi pada pertandingan nanti.

“Kami akan melakukan penambahan ekstra keamanan agar kejadian ini tidak terulang lagi,” kata Appi seusai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/7/2019).

“Kami tidak tahu kerusuhan itu datangnya dari mana dan siapa yang melakukan itu sehingga kami meminta kepada seluruh petugas keamanan agar mencari orang itu dan kami akan bertindak tegas,” ucap Appi menambahkan.

Appi lebih lanjut mengatakan, sepak bola itu merupakan ajang bertemu untuk menjalin persahabatan.

Ia juga meminta kepada suporter PSM Makassar agar tidak mudah terpancing emosinya saat pertandingan nanti.

Tingkah laku suporter ataupun oknum itu akan merugikan PSM Makassar ke depannya.

Appi juga akan meminta PSSI untuk tetap menggelar pertandingan tersebut setelah Persija Jakarta dikabarkan meminta jadwal ulang.

“Kami menjamin di Makassar tidak ada kejadian kerusuhan. Permainan sepak bola merupakan permainan 2x45 menit dan setelah itu tidak ada apa-apa," katanya.

“Itu kami jamin sejak dari awal. Sepak bola kita harus bersih dari segala kegiatan kekerasan baik di dalam maupun luar lapangan. Ini yang saya sampaikan kepada seluruh kelompok suporter,” ucap Appi.

Pemain PSM Makassar mencoba menghalau tendangan pemain Persija Jakarta, Bruno Matos di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/7/2019).
Pemain PSM Makassar mencoba menghalau tendangan pemain Persija Jakarta, Bruno Matos di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (21/7/2019). (INSTAGRAM.COM/PERSIJAJKT)

Kapolrestabes Makassar Temui Persija

Sementara itu, bagian dari tanggung jawab akan keamanan pelaksanaan laga final leg 2 Piala Indonesia 2018, Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, tidak tinggal diam.

Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo berinisiatif dengan berkoordinasi menemui pihak Persija Jakarta setelah insiden pelemparan bus di Stadion Mattoanging, Sabtu (27/7/2019).

Sebagai komitmen pihak pengamanan dan pemberi izin pelaksanaan pertandingan, Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo mendatangi hotel tempat tim Persija menginap, Minggu (28/7/2019) dini hari.

Ketika dikonfirmasi tribun-timur.com, Kombes Wahyu membahas soal pengamanan maksimal yang akan diberikan untuk tim Persija Jakarta.

Kombes Wahyu bahkan menjamin keamanan dari seluruh pemain, pelatih, hingga offisial Persija menjelang leg II final Piala Indonesia.

"Kedatangan kami disambut positif oleh pihak Persija Jakarta. Poin utamanya tetap kami bahas soal jaminan keamanan untuk tim Persija," kata Kombes Wahyu.

"Kami yakinkan ke manajemen Persija bahwa aparat siap amankan pelaksanaan  pertandingan besok," ujar Kombes Wahyu Dwi  Ariwibowo, pada Minggu (28/7/2019).

Sebagai bentuk keseriusan Polrestabes Makassar dan Panpel Pertandingan PSM, hotel tempat tim Persija menginap dijaga ketat.

"Persija Jakarta sangat postif, mereka positif sekali," kata Wahyu kepada tribun, Minggu (28/7/2019) dini hari.

Persija Jakarta datang ke Makassar dengan bermodal kemenangan 1-0 atas Juku Eja pada legpertama final Piala Indonesia 2018.

Macan Kemayoran hanya membutuhkan hasil imbang dan tidak kalah dengan margin dua gol untuk menjadi juara.

Baca: Kekecewaan Gubernur & Pentolan Suporter PSM Makassar ke PSSI Pasca Final Piala Indonesia Ditunda

Baca: Balasan PSM Makassar Atas Sikap PSSI yang Tunda Final Piala Indonesia PSM vs Persija, Ini 4 Poinnya

Baca: Kronologi Final Piala Indonesia PSM Makassar vs Persija Jakarta Ditunda, Ratu Tisha Ungkap Alasannya

Baca: FINAL Piala Indonesia Ditunda! Live Streaming PSM Makassar vs Persija di RCTI & Jawapos TV Batal

(banjarmasinpost.co.id/ rahmadhani)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved