Berita Banjarbaru

Berikut Daftar Lima JCH Kalteng yang Dipastikan Batal dan Ditunda Hajinya ke Tahun Selanjutnya

Sebanyak lima orang jemaah calon haji (JCH) asal Kalimantan Tengah, terpaksa ditunda keberangkatannya ke Arab Saudi tahun 2019 ini.

Berikut Daftar Lima JCH Kalteng yang Dipastikan Batal dan Ditunda Hajinya ke Tahun Selanjutnya
HO/Humas Kemenag Kalteng
Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalteng, jelang keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak lima orang jemaah calon haji (JCH) asal Kalimantan Tengah, terpaksa ditunda keberangkatannya ke Arab Saudi tahun 2019 ini, karena dinilai tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan.

Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil Kemenag Kalteng, H. Masrawan usai mengikuti acara pelepasan JCH Kalteng kloter terakhir asal Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Sukamara dan Kota Palangka Raya di aula Asrama Embarkasi Haji Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/8/2019) dinihari.

"Total jamaah kita tahun ini 1.916 ditambah petugas 30 orang jadi totalnya 1.946 orang. Namun hasil pemeriksaan kesehatan tahap tiga di embarkasi haji Banjarmasin, ada empat yang sakit dan dinyatakan tidak sitithaah sehingg harus ditunda tahun depan. Sedangkan satu jamaah terpaksa ditunda karena suaminya yang sakit, " ucap H. Masrawan.

Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalteng.
Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalteng. (HO/Humas Kemenag Kalteng)

H. Masrawan berpesan agar kelima JCH yang ditunda untuk bersabar dan terus berdoa agar tahun depan diberi kesehatan dan kemudahan dalam menunikan rukun Islam ke lima.

Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalteng di Asrama Haji Banjarbaru.
Pemberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalteng di Asrama Haji Banjarbaru. (HO/Humas Kemenag Kalteng)

Sementara Plh Kabid PHU Kanwil Kemenag Kalteng, H. Masgi melalui operator Siskohat, H. Marzuki mengatakan, kelima JCH Kalteng yang ditunda keberangkatanya ke tanah suci adalah:

1. Jastan Amit Jangul (66) asal Kabupaten Katingan.

2. Hasan Nurkholiq Sudarmo (56) asal Kabupaten Kotawaringin Timur.

3. Panisosilo Soeradi Kartoraharjo (51) asal Kabupaten Kotawaringin Timur.

4. Suprani Mirmorejo Karsomejo (55) asal Kabupaten Sukamara.

5. Muhammad Yusuf Jamhir (76) asal Kabupaten Seruyan.

"Untuk Ibu Panisosilo itu tidak sakit, namun batal berangkat karena harus mendampingi suaminya yang sakit yaitu Bapak Hasan Nurkholiq yang kini masih dirawat di rumah sakit Banjarmasin, " ucap Marzuki. (AOL/*)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved