KalselPedia

KalselPedia: Desa Biih, Sentra Durian di Bumi Barakat

BIIH adalah salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
BPP KARANGINTAN UNTUK BPOST GROUP
Petani Biih dan sekitarnya antusias praktik membiakkan durian unggul lokal dengan teknis sambung pucuk, pertengahan Januari 2019 lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KalselPedia - BIIH adalah salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Di Kecamatan ini, jumlah total desa sebanyak 20.

Seperti desa lainnya di Kecamatan Karangintan, topografi Desa Biih juga berupa dataran tinggi.

Karena itu pula mayoritas penduduk setempat menggantungkan hidup dari hasil berkebun.

Setidaknya ada dua jenis komoditas tanaman perkebunan yang dominan dikembangkan warga setempat yaitu karet dan durian.

Total luasannya mencapai ratusan hektare.

Baca: KalselPedia: Gedung Pelayanan Satpas Ditlantas Polda Kalsel

Baca: KalselPedia: Lokasi Kantor Cabang Bank Mandiri di Banjarmasin

Baca: KalselPedia : Dulu Pekapuran A Jadi Pusat Penjualan Beras di Kalsel, Ramai Didatangi Pembeli

Baca: KalselPedia - Nama-nama Jembatan di Banjarmasin, Sudah Menjadi Destinasi Wisata

Durian Biih cukup terkenal di Kalimantan Selatan (Kalsel) karena citarasanya yang khas dan nikmat.

Pada musim buah durian, kalangan pedagang durian pun umumnya selalu memburu durian Biih karena paling laku.

Karena itu pula, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura terus berupaya mengembangkan durian Biih.
Di antaranya dengan melakukan penangkaran varietas unggul lokal.

Selain itu juga melatih petani setempat memperbanyak bibit durian unggul lokal tersebut.

Di antaranya durian unggul lokal yang bernama Si Japang.

Tekniknya dengan cara sambung pucuk.

Puluhan petani setempat pernah mengikuti kegiatan tersebut pada 15 Januari 2019 lalu, di kediaman Anita, ketua Kelompok Tani Seiya Sekata.

Kegiatan itu difasilitasi oleh Balai Penelitian Tanaman Pangan (BPTP) Banjarbaru.

Teknik sambung pucuk menggunakan batang bawah dari bibit durian hasil semaian dari varitan unggul lokal Si Japang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved