Berita Banjar

Setelah Hadiri Rakor Karhutla Nasional di Istana Negara, Dandim Martapura Sampaikan Pesan Jokowi

Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Karhuta di Istana Negara

Setelah Hadiri Rakor Karhutla Nasional di Istana Negara, Dandim Martapura Sampaikan Pesan Jokowi
Dari Humas Kodim 1006/Martapura untuk BPost
Foto bareng usai rakornas pengendalian Karhutla di Istana Negara 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Komandan Kodim 1006/ Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Istana Negara yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo , Selasa ( 6/8/2019 )

Presiden mengingatkan kepada Pangdam,Gubernur,Danrem, Dandim Walikota/ Bupati bahwa pada tahun 2015 dan tahun sebelumnya kebakaran hutan dan lahan terjadi hampir diseluruh provinsi dimana kerugian yg diakibatkan adalah 221 T, dan untuk lahan terbakar 2,6 Juta Ha, hal tersebut ini jangan sampai terjadi lagi di seluruh wilayah Indonesia

"Yang paling penting adalah pencegahan jangan sampai api besar baru bingung untuk memadamkan sehingga Api sekecil apapun segera padamkan dan jangan ada kebakaran yg besar di wilayahnya, " ujar Komandan Kodim 1006/ Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menyampaikan apa yang disampaikan Presiden.

Menurutnya, dalam rapat tersebut Presiden Jokowi menegaskan bahwa Aturan tetap sama dengan tahun 2015 kepada Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim dan Kapolres yang tidak bisa mengatasi masalah Karhutla akan dicopot.

Baca: Skor 1-0! Link Live Streaming PSM Makassar vs Persija Leg Kedua Final Piala Indonesia Jawapos TV

Baca: Video Saya Pamit Dihujat, Ria Ricis Laporkan Netizen, Teman Verrell Bramasta Ungkap Alasannya

Baca: Gunakan Visa Purada, Travelindo Tanggung Biaya Tambahan Rp 120 Juta per Calon Jemaah Haji

Baca: Buka Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas di Banjarbaru, Wawali Harapkan Ini

Jokowi juga mengingatkan Kerugian ekonomi akibat Karhutla besar sekali sehingga jangan ada tanggap darurat karhutla untuk itu agar api sekecil apapun segera diatasi dan dipadamkan

"Peran aktif bukan pasif Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar cek langsung bila ada hot spot dan jangan tunggu sampai api membesar segera padamkan sebelum menjadi besar tidak perlu diulangi cara pencegahan dan pemadaman api karena sudah secara rinci diketahui oleh seluruh instansi terkait untuk itu segera tanggap untuk mencegah dan memadamkan api bila ada,"ucap Dandim masih meneruskan pesan Presiden Jokowi.

Untuk itulah, Presiden RI Joko Widodo memprioritaskan dalam pertemuan itu pencegahan melalui patroli dan deteksi dini.

Penataan ekosistem gambut agar gambut tetap basah dan buat embung tahan kemarau (tidak mengering saat kemarau) dan segera mungkin padamkan bila ada api dan lakukan pemadaman sebelum api menjadi besar serta lakukan langkah penegakan hukum sudah baik dan terus tingkatkan serta konsisten.(banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved