HUT ke 74 RI
Dua Remaja Cantik Ini Pembawa Baki di Pengibaran dan Penurunan Bendera 17 Agustus di Pemprov Kalsel
Dua Remaja Cantik Ini Pembawa Baki di Pengibaran dan Penurunan Bendera 17 Agustus di Pemprov Kalsel
Penulis: Nurholis Huda | Editor: Royan Naimi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Ada perasana tidak menyangka akan terpilih sebagai pembawa baki, dirasakan oleh Zanala Adanisfara.
Siswi MAN 1 Tapin ini mengaku bahagia karena bisa berkumpul dan punya teman-teman baru di Paskibraka 2019.
"Saya tidak menyangka, Alhamdulillah saya senang dan bahagia bisa terpilih menjadi pembawa baki paskibraka provinsi kalsel,”ujar pembawa baki terpilih pengibaran bendera, Zanala kepada saat ditemui usai berlatih pengibaran bendera di halaman Kantor Setdaprov Kalsel, Selasa (14/8/2019).
Menurutnya dalam latihan yang paling sulit adalah ketika naik tangga. "Sebab tidak boleh noleh kan pandangan harus senyum dan kedepan," kata Zanala.
Baca: NEWSVIDEO : Kebun Karet Terendam, Petani Karet Damithulu Minta Bendungan Galian Tambang Ada Saluran
Baca: Syarat Pariwisata Maju Diungkap Staf Ahli Menteri Pariwisata, Ini Penjelasan DR Anang Sutono
Baca: Ketua Sementara DPRD Balangan Cium Tangan Bupati, Hari ini Anggota DPRD Balangan 2019-2024 Dilantik
Tapi, perempuan anak ketiga dari lima bersaudara ini mengaku dengan latihan sering dan semangat serta fokus bisa menuntaskan kerjanya sebagai pembawa baki di pengibaran bendera nantinya.
Dijelaskan dia hingga sampai dia terpilih pembawa baki sempat diproses seleksi dari 6 orang yang diseleksi untuk menjadi pembawa baki, dirinya termasuk yang dipilih.
Selama latihan dan Karantina dia diajari banyak hal termasuk soal kedisiplinan.
“Latihan yang dijalani yaitu smapta seperti lari, push up, sit up dan chining,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, dirinya dan rekan seperjuangan sebelumnya telah mengikuti berbagai tes. Salah satunya, tes bahasa inggris serta kesenian sedangkan untuk berlatih sejak bulan Januari.
Uhtuk penurunan pembawa baki diserahkan kepada Siti Najwa Nazhifah. Najwa sapaan akrabnya, juga merasakan kesenangan karena telah terpilih menjadi pembawa baki penurunan bendera.
"Banyak hal yang kami dapat. Termasuk soal kedisiplinan, bela negara dan sejenisnya," kata dia.
Untuk praktik latihan, diakuinya materi yang sulit sama yakni naik dan turunnya tangga ketika bendera ditaruh di baki.
"Ya sama sih karena tangga naik turun tangga tanpa melihat. Karena itu saya harus fokus," kata dia.
Untuk cita cita mereka punya dua pilihan berbeda. Jika Siti Najwa Nazhifah bercinta cita jadi Akademi Polisi (Akpol) sementara Zanala Atifah Nismara ingin jadi tentara.
Meski latihan yang mereka jalani melelahkan belum lagi proses seleksi yang ketat namun hal itu tak menyurutkan semangat keduanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pembawa-baki.jpg)