Berita Kalteng

Diresmikan Megawati, Jembatan Kahayan Penghubung Palangkaraya ke Sejumlah Kabupaten di DAS Barito

Jembatan Kahayan dibangun tahun 1995 dan selesai dibangun tahun 2001 serta diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 13 Januari 2002.

Diresmikan Megawati, Jembatan Kahayan Penghubung Palangkaraya ke Sejumlah Kabupaten di DAS Barito
tribunkalteng.com/faturahman
Jembatan Kahayan Palangkaraya, yang membelah Sungai Kahayan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Warga yang bermukim di sejumlah kabupaten di Daerah Aliran Sungai Barito, sejak tahun 2001 hingga saat ini tidak lagi menggunakan perahu penyeberangan ketika ingin ke Palangkaraya.

Ini setelah Jembatan Kahayan yang membentang di atas Sungai Kahayan sudah dioperasionalkan sebagai penghubung antar kabupaten yang ada di DAS Barito. Jembatan Kahayan juga sebagai penghubung ruas jalan trans kalimantan poros tengah.

Jembatan Kahayan adalah jembatan yang membelah Sungai Kahayan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Jembatan ini memiliki panjang 640 meter dan lebar 9 meter, terdiri dari 12 bentang dengan bentang khusus sepanjang 150 meter pada alur pelayaran sungai.

Jembatan Kahayan dibangun pada tahun 1995 dan selesai dibangun pada tahun 2001 serta diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri  pada 13 Januari 2002.

Baca: Geledah Gudang Ineks, Subdit 3 Ditnarkoba Polda Kalsel Temukan 1.015 Butir Ineks dalam Speaker

Baca: Kebiasan Unik di Hotel, Kamar Nomor 13 Dikeramatkan dan Dilewatkan karena Alasan Ini

Baca: Sempat Digosipkan dengan Ivan Gunawan, Wika Salim Kini Jadi Pendamping Tukul Arwana

Jembatan Kahayan menghubungkan pusat Kota Palangkaraya dengan Kelurahan Pahandut Seberang juga menghubungkan ke sejumlah kabupaten di DAS Barito dan kabupaten terdekat.

Di antaranya, Kabupaten Pulangpisau, Kabupaten Gunungmas, Kabupaten Kapuas, Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur,  Kabupaten Murungraya, Kabupaten Barito Utara hingga Kalimantan Selatan.

Keberadaan Jembatan Kahayan sangat membantu lalulintas kendaraan antar kabupaten dan kota di Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah, karena pengendara tidak lagi menyeberang menggunakan  kapal feri, setelah ada jembatan dan saat ini lalu lintas jalan tersebut makim ramai. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved