Berita Kotabaru

Bangunan Eks Pasar Kemakmuran Tak Dibongkar, Kadisperindag Kotabaru : Sudah Sesuai Kajian Unlam

Pembangunan rehab Pasar Kemakmuran Kotabaru kini sudah berjalan. Bahkan progresnya diperkiran sudah mencapai 14 persen.

Bangunan Eks Pasar Kemakmuran Tak Dibongkar, Kadisperindag Kotabaru : Sudah Sesuai Kajian Unlam
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Pasar Kemakmuran Kotabaru yang sedang direhab 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pembangunan rehab Pasar Kemakmuran Kotabaru kini sudah berjalan. Bahkan progresnya diperkiran sudah mencapai 14 persen.

Bangunan yang bernilai Rp 13 Miliar yang berada di pusat kota dikelililingi pagar seng. Sejumlah pekerja juga terus bekerja membangun rehab pasar. Namun bangunan lantai bawah ternyata tidak robohkan. Hanya lantai dua yang dirobohkan lantaran memang sudah tak bisa digunakan.

Hal ini diakui Kepala Dinas Perdagangan KotabaruH Mahyudiansyah didampingi Kabid Stabilisasi dan Distribusi Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kotabaru, Ary Mardani di kantornya, Kamis (22/8/19).

Dia mengatakan pasca kebakaran pasar pada 2018 itu dituntut cepat untuk pembangunan pasar, cuma tak ada anggaran saat itu. Akibatnya pada 2018 harus tertunda dan baru bisa dilaksanakan pada 2019 ini.

Baca: Soal Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan, Paman Birin Harapkan Hal Ini pada Warga Banjar

Baca: Hanya Perlu 10 detik Untuk Memilih, Pilkades Serentak Tabalong Sukses Dilaksanakan

"Bangunan ini dulu, kontrukisnya sangat kuat dam secara kajian ilmiah dan diuji tim Unlam, dan berkesimpulan, masih ada yang bisa dimanfaatkan bagian lantai satu. Makanya tidak dihancurkan, itu aset. Kalaupun dihancur perlu waktu untuk membongkar itu, sedangkan lantai dasar sangat kuat, tidak ada dampak kebakaran, " katanya.

Dia mengatakan, bila masih bisa dimanfaatkan, kenapa harus di hancurkan. Sebab itu dengan anggaran tersebut bisa merehab bangunan untuk lantai 2. Bila komtruksi bawah itu harus dihancur, maka anggaran Rp 13 miliar itu dianggapnya tidak akan cukup.

" Jadi kami sudah berkali-kali rapat dan revisi, kita libatkan TP4D Kejaksaan Kotabaru karena kita tak ingin salah langkah. Dan ini juga sudah ada kajian ilmiahnya, " katanya.

Kontraktor pelaksana yang mengerjakan rehab pasar itu dari PT Beringin Jaya Perkasa. Lantai satu dan dua jadi kesatuan. Sedangkan selain itu, semuanya dihancur total.

Ari Mardani menambahkan, bangunan pasar ini dimulai pada 2 Juli 2019 lalu. Sementara pengerjaannya dilaksanakan selama 5 bulan dengan target selesai pada 28 November mendatang.

" Kami optimis selesai tepat waktu. Karena pekerjanya bekerja siang malam, " katanya. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved